oleh

Massa Demo, Ini Jawaban Pihak Kejari Tanggamus

radarlampung.co.id – Massa yang tergabung dalam LSM Pergerakan Masyarakat Anti Korupsi dan LSM Solid menggelar unjuk rasa di Kantor Kejaksaan Negeri Tanggamus, Kamis (10/10). Sejumlah tuntutan disampaikan.

Di antaranya penyelesaian kasus dugaan pemotongan dana operasional kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) dan PPS. ”Kasus ini sudah bergulir sekitar dua bulan. Pihak kejari sudah memanggil beberapa saksi untuk pulbaket dan puldata. Tapi sampai sekarang, apa tindaklanjutnya. Sudah sampai mana prosesnya,” tanya koordinator lapangan Suaidi Romli.

Kasus lain adalah dugaan penyimpangan yang melibatkan pejabat Pemkab Tangamus. ”Itu juga sudah dilaporkan oleh rekan kita. Kami ke sini hanya menanyakan prosesnya sudah sampai mana. Ini harus terus dikawal,” sebut dia.

Baca :   Main-main Dengan DD, Kades Tamannegeri Dijebloskan ke Rutan Sukadana

Sementara, Reski, salah seorang orator juga menanyakan pembanguan gedung Unit Penyelenggara Pelabuhan Kotaagung. ”Gedung tersebut sudah jadi sejak sebelum Lebaran. Sampai sekarang belum juga ditempati. Banyak lantai keramik yang rusak, begitu juga dengan plafon. Inikan pemborosan anggaran negara. Mohon pihak Kejari mengeceknya,” ujarnya.

Usai orasi, perwakilan massa diterima Kasi Barang Bukti dan Rampasan Ali Habib. Dalam dialog terbuka tersebut, Ali Habib menyatakan, tuntutan akan diteruskan ke kepala kejari.

Baca :   Cegah Penyimpangan, DPRD Lamtim Desak Tingkatkan Pengawasan DD

Ia juga menginformasikan kasus yang menjadi tuntutan. Untuk perkara yang diduga melibatkan pejabat Tanggamus, sedang dalam proses di bidang intelijen. ”Kalau bapak-bapak mau mengetahui progresnya, nanti bisa ditanyakan langsung ke pak kasi intel. Untuk dugaan pemotongan dana KPPS, prosesnya sudah dilimpahkan dari bidang intelijen ke pidsus. Insya Allah dalam waktu dekat pidsus bergerak,” kata Ali. (ral/ehl/ais)



Komentar

Rekomendasi