oleh

Temuan di Desa Pahawang, Ada Proyek, Tapi Belum Ada SPj.

radarlampung.co.id – Inspektorat Pesawaran tengah mengumpulkan bahan keterangan (pulbaket) terkait dugaan kegiatan fiktif dalam penggunaan dana desa Pulau Pahawang pada APBDes 2018.

”Kita minta aparatur desa, semua SPj. yang ada di APBDes 2018. Itu semua harus sinkron. Mereka berjanji segera menyampaikan ke kita,” kata Auditor Madya Inspektorat Tri Ananto mewakili Inspektur Pesawaran Chabrasman, Kamis (10/10).

Menurut dia, pihaknya sudah mengecek kegiatan pembangunan di Desa Pulau Pahawang pada APBDes 2018 berupa rabat beton. Kegiatan tersebut terealisasi. ”Kalau kegiatan fisik hanya satu. Yakni rabat beton dan sudah kita cek, itu ada. Cuma, SPj.-nya mana. Kalaupun terealisasi, tetapi tidak ada SPj., secara hukum tidak bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Baca :   Dilaporkan Menipu Rekanan, Oknum PNS Pesbar Ditangkap Polisi

Dilanjutkan, semua administrasi di desa seharusnya menjadi tanggung jawab sekretaris desa. Terlepas apakah dilibatkan atau tidak oleh kepala desanya. ”Dia punya hak untuk bicara dengan kades. Karena jelas tupoksi sekdes, diatur dalam undang-undang, PP dan Permendagri sebagai pengelola keuangan,” urainya.

Lebih jauh Tri mengatakan, saat ini temuan tersebut baru berupa naskah hasil pemeriksaan (NHP). Itu merupakan dugaan sementara oleh Inspektorat. “Sepanjang mereka ada bukti konkret, sah dan meyakinkan, berarti clear. Setelah bukti secara administrasi semua lengkap, kita akan turun ke lapangan untuk menanyakan lagi kepada pelaksana kegiatan,” tandasnya.



Komentar

Rekomendasi