oleh

Pemira PKS Lamteng, Dua Nama Puncaki Balonbup Internal dan Eksternal

radarlampung.co.id. – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lampung Tengah mengumumkan hasil Pemilu Raya (Pemira) Bakal Calon Bupati-Wakil Bupati, Jumat (11/10).

Pemira yang telah dilaksanakan serentak ini memilih 15 bakal calon bupati-wakil bupati dari internal partai dan 11 bakal calon bupati-wakil bupati dari eksternal partai.

Ketua DPD PKS Lamteng M. Anton Robbani menyatakan pemira ini telah dilaksanakan setengah bulan yang lalu dengan 908 responden. “Pemira diikuti 908 responden atau 100 persen partisipasi kader sekitar 600-an. Pemira memilih 15 balonbup-balonwabup internal partai dan 11 balonbup-balonwabup eksternal partai. Nama-nama yang muncul ini berdasarkan aspirasi kader PKS,” katanya.

Dari hasil pemira, kata Anton, diambil lima besar bakal calon internal dan eksternal. “Kita ambil lima besar bakal calon internal dan eksternal potensial. Lima besar bakal calon nanti kita undang untuk memaparkan visi-misinya membangun Lamteng dan komitmennya,” ujarnya.

Lima besar balonbup dari internal partai, kata Anton, suara tertinggi diraih Ahmad Mufti Salim dengan 427 suara atau 47 persen dan kedua diraih Nursalim dengan 268 suara atau 30 persen. “Disusul saya sendiri (M. Anton Robbani) 68 suara atau 7 persen, M. Ghofur 46 suara atau 5 persen, Marsudiyanto 38 suara atau 4 persen, dan calon lain 61 suara atau 7 persen,” paparnya.

Baca :   Gerakan 313 untuk Pendidikan dan Dakwah

Dari lima balon internal ini, kata Anton, dipilih lima balonwabup dengan suara tertinggi diraih Nursalim 197 suara dan kedua diraih Ahmad Mufti Salim 165 suara. “Disusul Jauhary Subing dengan 119 suara, M. Ghofur 80 suara, saya sendiri (M. Anton Robbani) 70 suara, dan calon lain 260 suara,” katanya.

Kemudian balonbup dari eksternal, kata Anton, tertinggi diraih Musa Ahmad 293 suara atau 32 persen dan kedua Loekman Djoyosoemarto 222 suara atau 24 persen. “Disusul Nessy Kalvia Mustafa 145 suara atau 16 persen, K.H. Imam Suhadi 52 suara atau 6 persen, Mahfud Santoso 41 suara atau 5 persen, dan calon lain 155 suara atau 17 persen,” ujarnya.

Balonwabup dari eksternal, kata Anton, tertinggi diraih Nessy Kalvia Mustafa 262 suara dan kedua Musa Ahmad 134 suara. “Disusul Ardito Wijaya 102 suara, K.H. Imam Suhadi 75 suara, Loekman Djoyosoemarto 60 suara, dan calon lain 275 suara,” ungkapnya.

Baca :   Gerakan 313 untuk Pendidikan dan Dakwah

Ditanya apakah ada kemungkinan balon lain muncul di luar Pemira, Anton menyatakan kemungkinan itu ada. “Politik itu dinamis. Kemungkinan itu ada. Tapi, biasanya tidak keluar dari hasil Pemira. Termasuk apakah koalisi Pilgub Lampung akan terulanh pada Pilkada Lamteng. Bisa saja itu terjadi. Kita lihat nanti saja,” tegasnya.

Dengan telah diketahuinya hasil Pemira di DPD PKS Lamteng, bakal calon bupati Musa Ahmad mengucapkan terima kasih banyak. “Saya ucapkan terima kasih banyak telah dieksposenya hasil Pemira di PKS. Harapan saya semua komponen masyarakat dan seluruh parpol yang ada membangun Lamteng secara bersama-sama,” ungkapnya.

Diketahui 15 balonbup kadet internal PKS yang masuk Pemira adalah Ahmad Mufty Salim, Ana Fitriana, M. Anton Robbani, Gatot Sugianto, Gembong Prijohutomo, Jauhary Subing, Joni Hardito, M. Ghofur, Marsudiyanto, Nursalim, Parwoto, Puji Rahmawati, Sukarman, Sumijah, dan Tina Wahyuni.

Kemudian dari eksternal adalahAbdullah Surajaya, Andyka Wibawa, Ardito Wijaya, K.H. Imam Suhadi, Loekman Djoyosoemarto, M. Ikhsan Al Hayat, Mahfud Santoso, Miswan Rody, Musa Ahmad, Nessy Kalviana Mustafa, dan Taufik Hidayat. (Sya)



Komentar

Rekomendasi