oleh

Tukin Dipotong, Sekda Tubaba: Jangan Kaget

radarlampung.co.id – Disilpin kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) berdampak pada pemotongan Tunjangan Kinerja (Tukin).

Sekretaris Daerah (Sekda) Tubaba Herwan Sahri mengaku banyak PNS yang mengeluh karena tukinnya dipotong.

“Untuk para pejabat Tinggi Pratama, jika ada yang menerima tukinnya tidak utuh, semisal kurang Rp1 juta atau bahkan ada yang lebih dari itu maka jangan ribut, karena semua itu dilakukan untuk menilai kinerja,” kata Herwan, Senin (14/10).

Dijelaskannya, tingkat kedisiplinan dalam hal kehadiran seperti saat apel atau bahkan rutinitas kerja kantor itu dinilai, karena jika tidak masuk maka akan dikalikan dengan persentase tunjangan, sehingga itulah pemotongan Tukinnya.

“Saya ada petugas khusus yang melihat kinerja saudara-saudara terutama saat apel Senin atau Jumat, maka jika tidak hadir pasti akan dipotong, apalagi tidak ada izin,” tandasnya.

Menurutnya, laporan finalisasi kedisiplinan kinerja akan diketahui dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

“Karena finalisasi dari BPKAD itu lapor ke saya, kemudian kita cocokkan, jika ada SPT maka kita anulir, jika tidak ya diteruskan, maka itu adalah hukumannya,” pungkasnya.(fei/rnn/kyd)



Komentar

Rekomendasi