oleh

Si Nenek Mengira Pakaian Laundry, Ternyata Bahan Peledak

RADARLAMPUNG.CO.ID – Nurhasanah -nenek dari terduga teroris bernama Rifki yang diamankan Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri- mengaku kaget dengan datangnya para petugas kepolisian yang melakukan penggeledahan di rumahnya, di Jl. Gunung Dempo, No. 204, Sawit Raya, Perumnas Wayhalim, Bandarlampung, Selasa (15/10).

“Saya kaget, kok tiba-tiba datang dan menggeledah rumah saya. Saya kira ada apa,” ujar Nurhasanah kepada radarlampung.co.id.

Menurutnya, saat itu ia belum mengetahui bahwa yang diamankan pihak kepolisian adalah alat-alat dan bahan untuk membuat bom.

“Saya kira hanya pakaian laundry si Rifki, karena tiga hari lalu (Jumat, red) ada temannya datang menemuinya dan menitipkan sebuah tas. Dan saya tanya itu apa ki? Lalu dia jawab hanya titipan. Saya kira tas itu isinya baju, karena kan dia sering laundry baju,” ceritanya.

Ia menambahkan, selama ini tidak menaruh curiga terhadap cucunya tersebut. Dikarenakan memang selama ini Rifki tidak pernah berbuat hal-hal mencurigakan.

“Karena dia ini kerjaannya freelance, kerjanya juga cuma pasang-pasang lampu panggung gitu. Posisi kan dia ini jarang pernah ke sini, terakhir kemarin (Jumat, red) sudah sejak lebaran tahun kemarin dia enggak ke sini,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Tim Densus 88 Mabes Polri kembali melakukan penggeledahan sebuah rumah terduga teroris di Jl. Gunung Dempo, No. 204, Sawit Raya, Perumnas Wayhalim, Bandarlampung, Selasa (15/10).

Pantauan radarlampung.co.id, petugas Densus 88 Mabes Polri melakukan penggeledahan sebuah rumah bercat hijau. Terlihat juga polisi telah memasang garis polisi agar para warga tidak mendekat.

Salah satu sumber radarlampung.co.id yang namanya enggan disebutkan menuturkan, petugas melakukan penggeledahan di rumah milik terduga teroris bernama Rizki yang diamankan oleh petugas di Jl. Dr Susilo, Gang Pusri, Kec. Telukbetung Utara, Bandarlampung. (ang/sur)



Komentar

Rekomendasi