oleh

Pria Berumur Tewas Tergantung Didapur Rumah

radarlampung.co.id – Temon bin Matnuri (60), ditemukan sudah tidak bernyawa dengan posisi tergantung di dapur rumahnya, Pekon Karanganyar Kecamatan Wonosobo, Minggu (20/10).

Kapolsek Wonosobo Iptu Amin Rusbahadi mengatakan, korban pertama kali ditemukan Parida (50), sang istri yang baru pulang dari warung bersama anaknya sekira pukul 11.00 WIB.

“Istri Temon keluar rumah Bersama anaknya pukul 10.30 WIB untuk membeli buku tulis. Kemudian saat kembali ke rumah pukul 11.00 WIB, melihat korban sudah tergantung di steger kayu yang berada di dapur rumah. Spontan istrinya langsung berteriak meminta tolong tetangga,” ungkap Amin mendampingi Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto.

Mendengarkan teriakan Parida, sambung Amin, saksi Arian yang kebetulan saat itu sedang nukang di samping rumahnya langsung menghampiri sumber suara tersebut.

“Saat mendekat, saksi melihat istri korban menangis sambil memeluk jasad suaminya yang masih tergantung. Kemudian saksi dan istri korban langsung membuka tali ikatan di leher dan langsung menurunkan dengan harapan masih dapat tertolong,” ujar Amin.

Menurut Amin, setelah ditelusuri bahwa Temon diketahui mengalami depresi yang sudah terjadi sejak tujuh bulan lalu. Berbagai upaya bunuh diripun sempat dilakukan namun selalu gagal lantaran ketahuan.

“Menurut istri korban dan warga sekitar bahwa korban mengalami despresi ketakutan, namun tidak tahu apa penyebabnya,” jelas Amin.

Atas peristiwa tersebut, pihak Kepolisian langsung melakukan olah TKP dan berkoordinasi dengan bidan desa setempat. Hasilnya, tidak ditemukan tanda kekerasan dis ekujur tubuh korban.

“Saat pihak kepolisian datang ke TKP, korban sudah diturunkan oleh istri dibantu saksi beserta warga sekitar dan dibaringkan di kasur. Istri dan pihak keluarga sudah ikhlas dan menerima keadaan,” tandas Amin. (ral/ehl/kyd)



Komentar

Rekomendasi