oleh

Personel Gabungan Amankan Pilkades Serentak Pesawaran, 26 Desa Masuk Zona Rawan

radarlampung.co.id – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengimbau seluruh calon kepala desa untuk dapat menerima hasil perhitungan suara pemilihan. Mulai dari proses dan pola hingga penetapan hasil perhitungan.

Hal ini disampaikan Dendi saat monitoring pilkades serentak di Desa Cimanuk, Kecamatan Waylima, Senin (21/10). Hasil mapping, dari 80 desa yang menggelar pilkades, 26 di antaranya masuk katagori zona rawan. Sementara data dari Polres Pesawaran ada 30 desa yang rawan.

“Proses pengamanan, kita sudah turunkan dari Pol PP, kombinasi dan bekerjasama dengan 378 personel kepolisian serta 67 anggota TNI. Kalau desa yang masuk zona rawan, ada tiga personel PP dan kombinasi dengan aparat kepolisian serta TNI. Itu upaya kita mencegah jika terjadi sengketa perselisihan perhitungan suara nantinya,” tegas Dendi.

Baca :   Komitmen Pembangunan Sektor Pertanian, Bupati Parosil Dapat Penghargaan Dari Kementan

Dendi mengungkapkan, nantinya ada kemungkinan peserta pilkades melakukan protes. Ini bisa dilakukan 1×24 jam untuk memusyawarahkan dan mengambil kesimpulan serta keputusan terkait hasil pilkades ini.

”Jika tidak tuntas juga, dipersilahkan sengketa yang berhubungan dengan pidana dilaporkan ke pihak berwajib,” tandasnya.

Pada bagian lain, salah seorang panitia pilkades Negerisakti Erlan Syoffandi menambahkan, proses demokrasi tingkat desa berjalan cukup lancar dan pantia transparan dalam pelaksanaannya.

Baca :   Pemkab Pesawaran Upayakan Akomodir Harapan Ajang Sai Batin

“Warga sudah melek semua dan kita panitia benar- benar terbuka. Tidak ada yang ditutupi. Mereka para calon harus bertanggung jawab terhadap visi misi mereka untuk membangun desa,” sebut dia. (ozi/ais)



Komentar

Rekomendasi