oleh

Dua Laporan Ricuh Pilkades Banjarnegeri

radarlampung.co.id – Polres Pesawaran masih mengejar pelaku penusukan terhadap Mursalin (55), keluarga salah seorang calon Kepala Desa Banjarnegeri, Kecamatan Waylima, Senin (21/10).  Selain itu, polisi juga menangani laporan penganiayan yang dialami panitia pilkades.

Kapolres Pesawaran AKBP Popon AS mengatakan, ada dua laporan dalam pilkades Banjarnegeri. Laporan pertama terkait penganiayaan terhadap panitia pilkades. Kemudian terkait penusukan terhadap Mursalin.

”Untuk pelaku (penganiayaan panitia pilkades) sudah kita amankan. Ada dua LP. Satu LP terkait penusukan dan satu pemukulan terhadap panitia pilkades. Jadi ada beberapa orang yang kita amankan kaitan dengan pemukulan terhadap panitia,” kata Popon, Selsa (22/10).

Popon menuturkan, dari hasil olah TKP dan keterangan saksi, Mursalin merupakan pendatang dan keluarga salah seorang calon kades. ”Untuk pelaku penusukan (Mursalin), sudah kita kantongi. Saat ini dalam pengejaran. Kita berharap dalam waktu singkat bisa kita dapatkan. Motifnya, keributan antar pendukung calon,” tegasnya.

Dilanjutkan, dua kasus ini tidak memiliki kaitan. ”Pelaku pemukulan terhadap panitia (kasus) sendiri dan pelaku penusukan juga sendiri. Apapun ceritanya, bertanggung jawab itu penting. Karena dia (pelaku, Red) sudah berani melakukannya. Harus berani juga bertanggung jawab,” tandasnya.

Diketahui, pilkades serentak di Pesawaran memakan korban, Senin (21/10). Mursalin (55), keluarga salah seorang calon Kepala Desa Banjarnegeri, Kecamatan Waylima mengalami dianiaya dan mengalami luka tusuk. Ia kemudian dilarikan ke RSUD setempat.

Menurut Arpan, salah seorang warga yang turut mengantar ke rumah sakit, peristiwa itu terjadi saat penghitungan suara. ”Saya habis salat Asar. Waktu saya mau ke lokasi (pemungutan suara), tahu-tahu ada orang rame dan meminta tolong saya nganterian dia (Mursalin, Red) ke rumah sakit. Spontan saja,  tanpa pikir lagi, langsung saya bawa ke rumah sakit. Kalau kejadiannya seperti apa, saya kurang tau,” kata Arpan. (ozi/ais)



Komentar

Rekomendasi