oleh

Peringati Hari Dharma Karyadhika ke-74, Kanwil Kemenkumham Lampung Gelar Donor Darah

RADARLAMPUNG.CO.ID – Memperingati Hari Dharma Karyadhika ke-74 yang jatuh pada hari ini (23/10), Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Lampung (Kanwil Kemenkumham) bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Bandarlampung mengadakan donor darah di Aula Kanwil Kemenkumham.

Donor darah yang dilaksanakan ini diikuti pegawai di lingkungan Kanwil Kemenkumham Lampung, UPT Pemasyarakatan, dan Imigrasi di sekitar Kota Bandarlampung.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Divisi Administrasi Ida Asep Somara mewakili Kepala Kanwil Kemenkumham Lampung. Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala Divisi Pemasyarakatan Edi Kurniadi, Kepala Lapas Kelas IIA Kalianda Endang Lintang, Kepala Rutan Kelas I Bandarlampung Roni Kurnia (Koordinator Bhakti Sosial), Kepala Kanim Kelas III Non TPI Kalianda Edy Firyan, Kepala Bapas Kelas II Bandarlampung Ike Rahmawati (Koordinator Donor Darah), Kepala Rutan Kelas IIB Sukadana Damri, dan pejabat administrasi, pengawas, JFU dan JFT Kanwil Lampung, serta UPT se Kota Bandarlampung, Kalianda, dan Sukadana.

Kepala Kanwil Kemenkumham diwakili Kepala Divisi Administrasi Ida Asep Somara menyampaikan, suatu kehormatan bagi semua masih diberikan kesempatan menjadi sesorang yang masih memberikan manfaat untuk orang lain melalui kegiatan donor darah.

“Tentunya ini merupakan sebuah berkah yang harus kita syukuri betul-betul karena kita tidak berada di posisi orang yang akan menerima darah. Kita tahu betul bahwa donor darah yang kita lakukan ini memiliki manfaat yang sangat luar biasa. Tak hanya bagi diri kita sendiri namun juga bagi orang lain yang membutuhkan,” ungkapnya.

Dengan melakukan donor darah, lanjut dia, tentunya akan menjadikan seseorang yang lebih sehat. Terlebih lagi jika memang telah memenuhi syarat-syarat untuk melakukan donor darah dan dinyatakan sehat.

“Kita juga tak akan dirugikan dengan donor darah yang kita lakukan ini. Sementara bagi mereka yang membutuhkan, bahkan hanya setetes darah kita mampu menyelamatkan nyawa mereka. Jika kita mengetahui kisah-kisah orang yang membutuhkan setetes darah dalam usaha mereka untuk memperoleh kehidupan, apapun akan dilakukan demi mampu mendapatkan setetes darah sekalipun,” tegasnya. (ang/sur)

Komentar

Rekomendasi