oleh

Seragam Gratis Mulai Dibagikan Disdikbud Kota Bandarlampung

radarlampung.co.id- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandarlampung mulai mendistribusikan seragam dan perlengkapan sekolah gratis kepada siswa kurang mampu jenjang SD dan siswa Bina Lingkungan jenjang SMP. Pembagian tersebut dilakukan secara bertahap hingga seluruh siswa biling menerimanya.

Deddi Rahman Kasi Perlengkapan Disdikbud Kota Bandarlampung mengatakan, pendistribusian seragam bagi siswa tidak mampu jenjang SD dan siswa biling jenjang SMP secara bertahap dibagikan kepada masing-masing sekolah. Hingga hari ini, sudah tiga kecamatan yang dibagikan seragam SD.

“Sampai hari ini sudah kita bagikan ke Kecamatan Kemiling, Teluk Betung Barat, dan Teluk Betung Selatan untuk jenjang SD. Secara bertahap kita distribusikan,” ujarnya, Kamis (24/10).

Dikatakannya, jumlah seragam yang sudah didsitribusikan kepada sekolah di tiga kecamatan tersebut sudah mencapai 3.500 seragam dari jumlah sekitar 20.100 yang akan dibagikan.

“Seragam ada dua stel yang dibagikan, seragam pramuka, dan putih biru ataupun merah putih. Masing-masing dapat dua stel. Untuk jumlah perlengkapan sekolah yang akan dibagikan sebanyak 10.000 buah untuk siswa SMP, dan 20.100 untuk siswa SD,” imbuhnya.

Untuk diketahui, Berdasarkan Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Bandarlampung, belanja pakaian perlengkapan bagi siswa SD diikuti oleh 15 peserta lelang, dimana pemenang lelang diraih oleh CV Akbar Jaya dengan harga penawaran sekitar Rp 14,47 miliar. Sedangkan, untuk SMP dimenangkan oleh CV Puri Citra Pratama dengan harga penawaran sekitar Rp 7,25 miliar

Sementara, untuk seragam batik sekolah, Disdikbud menuturkan, itu kebijakan ada pada masing-masing sekolah. Bagaimana motif, dan kualitasnya, hanya saja pihaknya menyarankan untuk menggunakan kualitas yang bagus yang bisa dipakai sampai tamat sekolah, dan juga dengan harga yang tidak memberatkan.

“Itu kebijakan sekolah ya. Yang pasti tidak memberatkan siswa ketika membelinya. Kualitasnya ya yang bagus,” kata Sekretaris Disdikbud Kota Bandarlampung, Eka Afriana.

Terpisah, Khuzin Kepala Sekolah SD N 1 Gunung Sulah mengatakan, seragam batik yang menjadi seragam khusus setiap sekolah tidak diwajibkan untuk diambil siswa. Namun, pihaknya menyediakan seragam batik sekolah untuk setiap siswa.

“Kalau itu kebijakan sekolah masing-masing untuk motifnya. Kita menyediakan dalam bentuk baju jadi. Untuk yang tidak mampu, kita tidak memaksakan untuk mengambil. Kalau motif, itu seleranya masing-masing sekolah. Setiap sekolah kan beda-beda,” katanya. (rur/wdi)

Komentar

Rekomendasi