Kurangi Limbah Plastik, Anggota DPRD Tuba Gunakan Tumbler untuk Minum

  • Bagikan
Para anggota dan pimpinan DPRD Tulangbawang menggunakan tumbler untuk air minum sebagai bentuk kampanye pengurangan limbah plastik (KPLP). FOTO M. ZAINAL ARIFIN/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Ada pemandangan berbeda saat rapat paripurna istimewa pengambilan sumpah janji unsur pimpinan DPRD Tulangbawang, Kamis (24/10).

Pantauan radarlampung.co.id di dalam ruang rapat utama kantor DPRD Tulangbawang, di setiap meja para anggota DPRD dan unsur pimpinan yang berjumlah 40 orang terdapat tumbler atau tempat untuk menyimpan air mineral.

Menarik, karena ini baru pertama kalinya dilakukan oleh DPRD Tulangbawang selama melaksanakan rapat paripurna.

Baca Juga:   Respon Bupati Lamtim Terkait Jalan Rusak

Biasanya saat menggelar rapat paripurna, di meja para anggota DPRD dan unsur pimpinan menyediakan air mineral yang dikemas dalam botol plastik.

Hal ini tentu menjadi suatu yang positif. Karena penggunaan tumbler dapat mengurangi dampak negatif sampah plastik yang bisa mencemari lingkungan.

Terkait hal ini, Sekretaris DPRD Tulangbawang Badruddin mengakui ini merupakan salah satu bentuk kampanye pengurangan limbah plastik (KPLP).

“Selain itu, ini juga bentuk pengaplikasian dari edaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terkait kampanye pengurangan limbah plastik (KPLP),” katanya saat ditemui radarlampung.co.id usai paripurna pengambilan sumpah janji unsur pimpinan DPRD Tulangbawang.

Baca Juga:   Hujan Disertai Angin Kencang, Puluhan Rumah Warga di Lampura Alami Kerusakan Serius

Badruddin juga mengaku ini merupakan kali pertama DPRD Tulangbawang menerapkan hal tersebut. Dia berjanji kedepannya lembaga legislatif itu akan menggunakan tumbler sebagai alat menyuguhkan air mineral kepada para anggota DPRD.

Badruddin menuturkan, program dari KLHK tersebut akan mengurangi limbah plastik, khususnya dari botol bekas air kemasan.

“Sekarang mulai kita terapkan, di setiap acara dan kegiatan, baik reses dan rapat kita akan gunakan tumbler,” ungkapnya.

Baca Juga:   Besok, Pelaku Usaha UMKM di Waykanan Dapat Bantuan BPUM dari Pusat

Dilanjutkannya, selain para anggota DPRD, setiap pegawai di sekretariat juga harus menggunakan tumbler sebagai wadah air mineral mereka.

“Jadi setiap pegawai tidak lagi minum dari air kemasan botol atau gelas yang sekali pakai,” tandasnya. (nal/sur) 



  • Bagikan



Bejat! Paman Cabuli Keponakan Hingga Hamil Delapan Bulan ASDP Tak Melayani Pemudik, Kecuali…