oleh

29 Kasus Kecelakaan, Tingkatkan Keselematan Diperlintasan Kereta

radarlampung.co.id – Balai Teknik Perkeretaapian Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) mencatat, sebanyak 29 kasus kecelakaan terjadi di perlintasan kereta api. Bahkan 11 korban di antaranya meninggal dunia.

Untuk itulah, Balai Teknik Perkeretaapian Sumbagsel bersama Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan stakeholders terkait menggelar sosialisasi keselamatan melewati perlintasan kereta api.

Kepala Baalai Teknik Perkeretaapian Sumbagsel I Made Suartika mengatakan, kegiatan ini dilakukan karena banyaknya kasus kecelakaan di perlintasan kereta api.

Baca :   Momentum Hari Ibu untuk Perangi Stunting

“Karena banyaknya kasus kecelakaan, kami melakukan sosialisasi untuk memberikan penyadaran masyarakat bahwa perlintasan kereta api merupakan perpotongan jalan dan kereta, serta merupakan jalan yang rawan dan perlu di waspadai,” kata Made saat diwawancara di stasiun Tanjungkarang, Kamis (31/10).

Ia juga mengingatkan kepada pengendara ketika melewati perlintasan kereta api untuk tidak membuka pintu perlintasan sembarangan atau menerobos palang pintu kereta. “Karena ada sanksi hukum jika melakukan hal tersebut,” imbuhnya.

Baca :   Alih Status Enam Ruas Jalan Ringankan Beban APBD

Dalam kegiatan itu, Balai Teknik Perkeretaapian Sumbagsel memberikan apresiasi kepada petugas penjaga perlintasan yang telah meluangkan waktu dan bekerja keras menjaga perlintasan. Apresiasi diberikan langsung Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.

“Hari ini kami memberikan apresiasi pada petugas penjaga perlintasan di tiga titik di JPL 91, 93, 96. Di mana titik ini merupakan titik perlintasan tidak ada palang pintu, namun dijaga,” tandas Made. (rma/kyd)



Komentar

Rekomendasi