oleh

Peringatan Sumpah Pemuda, Kadispora Lampung Puji Teknokrat Aktif Gelar Kompetisi Olahraga

Radarlampung.co.id – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung membuka Kompetisi Futsal Pemuda Universitas Teknokrat Indonesia tingkat SMA,SMK, MA sederajat se-Sumbagsel yang digelar 28 Oktober – 3 November 2019.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung Hanibal mengatakan, kampus Teknokrat merupakan kampus satu-satunya yang memiliki fasilitas olahraga yang cukup bagus dan lengkap serta kampus yang rajin menggelar kompetisi olahraga. Menurutnya, Teknokrat turut meningkatkan kualitas atlit mahasiswa dan mendukung memasyarakatkan olahraga melalui kompetisi olahraga yang digelarnya.

“Jangan ragu-ragu untuk menekuni olahraga. Olahraga banyak manfaatnya selain badan kita menjadi sehat juga bisa membentuk karakter yang baik. Jangan berfikir hanya untuk menjadi juara, tapi lebih dari itu yakni merajut kebersamaan sesama tim, dan teman-teman dari luar sekolah” katanya, kemarin (30/10).

Kadispora juga menyampaikan banyak terimakasih kepada Universitas Teknokrat Indonesia yang telah berperan aktif melakukan pembinaan dan pengembangan olahraga di Lampung dan Sumbagsel. Kompetisi Futsal Pemuda yang diselenggarakan merupakan bukti kontribusi Teknokrat dalam bidang olahraga khususnya Futsal.

Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. HM. Nasrullah Yusuf, SE, MBA, mengucapkan penghargaan setinggi-tingginya dan ucapan terimakasih kepada para tokoh pemuda pada tahun 1928 yang telah mendeklarasikan Sumpah Pemuda sehingga menjadi pelopor pemuda Nusantara untuk mewujudkan kemerdekaan Indonesia sekaligus menjaga persatuan dan kesatuan.

Ia juga menuturkan, melalui kejuaraan ini diharapkan pemuda Indonesia memiliki daya juang dan daya saing tidak hanya dalam olahraga, tetapi di semua bidang.

“Melalui event ini diharapkan dapat menghasilkan atlit-atlit muda yang bermutu dan berprestasi di masa yang akan datang. Juga membangun generasi pemuda yang sehat terampil, cerdas dan berakhlak mulia. Sehingga jiwa kompetisi mereka bersaing ataupun berjuang tidak hanya dalam olahraga, tetapi juga akan terbiasa bersaing, berjuang akan membangun etos kerja dan berfikir yang kompetitif,” ujarnya.

Kompetisi tersebut diikuti sebanyak 81 tim terdiri 65 tim putra dan 16 tim putri, dari 73 sekolah Lampung dan Sumatera Selatan. (rur/kyd)



Komentar

Rekomendasi