oleh

Angin Kencang Terjadi Hingga Tiga Hari Ke Depan

radarlampung.co.id – Angin kencang terjadi di wilayah Lampung, termasuk Bandarlampung dalam beberapa hari terakhir. Fenomena ini terjadi karena adanya tekanan udara yang cukup tinggi hingga berpengaruh kepada gelombang di laut.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Lampung Andi Cahyadi mengatakan, angin kencang disebabkan karena pusat tekanan rendah 1006 hPa di perairan Timur Filipina.

Pola angin di wilayah Indonesia bagian Utara, umumnya dari Barat Daya-Barat Laut dengan kecepatan 4-20 knot. Sedang di wilayah Selatan Indonesia, dari Timur-Tenggara dengan kecepatan 3-20 Knot.

Baca :   Kerusakan Gedung DPRD Segera Diperbaiki  

”Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan Barat Aceh, selatan Banten, Laut Arafuru dan Laut Sulawesi bagian Timur. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut,” kata Andi, Jumat (1/11).

Selain itu, terus Andi, terjadi perbedaan tekanan yang cukup signifikan. Yakni antara tekanan tinggi di sebelah Barat Daya Australia, serta tekanan rendah di sekitar wilayah Thailand dan sekitarnya hingga tiga hari ke depan.

”Jadi, intinya hingga tiga hari ke depan terjadi peningkatan kecepatan angin di wilayah Lampung. Pada akhirnya berpengaruh terhadap tinggi gelombang laut, terutama di bagian Barat. Ketinggian gelombang mencapai 2-4 meter,” sebut dia.

Baca :   Jadikan Budidaya King Kobia Sebagai Kawasan Wisata

Perbedaan ini menimbulkan pergerakan angin yang cukup kencang dan melewati wilayah Lampung. ”Terutama untuk masyarakat yang tinggal tidak jauh dari pesisir pantai, akan sangat terasa angin kencang. Namun sejauh ini masih dalam kondisi aman. Angin kencang ini berpengaruh kepada kondisi gelombang sehingga kapal-kapal yang akan menyeberang juga akan mengalami sedikit goyangan di lautan,” tukasnya. (mel/ais)

Komentar

Rekomendasi