oleh

Hasil Outopsi Dua Jenazah Belantik Sapi Keluar, Ini Faktanya

RADARLAMPUNG.CO.ID – Hasil pemeriksaan outopsi dua jenazah belantik sapi bernama Nur Sodik (35) dan Sukirno (38) warga Desa Rantaufajar, Kecamatan Raman Utara, Lampung Timur, Sabtu (2/11), telah keluar. Keduanya merupakan korban pembunuhan yang tewas mengenaskan di Way Punggur, Kampung Bumirahayu, Kecamatan Bumiratunuban, Lampung Tengah.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad menjelaskan, pada hasil outopsi kedua jenazah itu tidak ditemukan indikasi pemukulan benda tumpul, semisal akibat hantaman benda keras.

“Dari outopsi itu hanya ditemukan luka proses pembusukan saja karena jenazah kedua korban ada yang terendam di air dan terkubur di lumpur,” ujar Pandra -sapaan akrabnya.

Pandra melanjutkan, upaya pihak kepolisian selanjutnya yaitu  memeriksa secara forensik toxokology untuk mencari apakah ada atau tidak kandungan racun di badan kedua korban. “Hasilnya sendiri masih belum keluar,” jelasnya.

Untuk tindakan yang telah dilakukan saat ini, pihak kepolisian dari Satuan Reserse Kriminal Umum (Satreskrim) Polres Lampung Tengah sedang membentuk tim bersama Ditreskrimum Polda Lampung untuk mengejar terduga pelaku berinisial M.

“Dimanapun berada, pelaku tetap akan kita kejar sampai tertangkap,” tutur Pandra.

Lalu ditanya apakah benar terduga pelaku ini melarikan diri ke wilayah Sumatera Selatan (Sumsel), Pandra belum bisa menjelaskannya secara detil karena petugas saat ini masih melakukan pengejaran.

“Apapun itu informasinya tetap akan kita dalami. Yang intinya saat ini juga memang tim telah memeriksa beberapa saksi dari kejadian pembunuhan ini,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Tim Subdit III Jatanras Polda Lampung terus melakukan pengejaran terhadap pelaku pembunuhan belantik sapi bernama Nur Sodik (35) dan Sukirno (38).

Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung Kombes Pol M. Barly Ramadhany mengatakan, pihaknya dimintai bantuan oleh Satuan Reserse Kriminal Umum (Satreskrim) Polres Lampung Tengah untuk memburu terduga pelaku berinisial MUL. (ang/sur)



Komentar

Rekomendasi