oleh

Tumpukan Batu Terbengkalai, Pemkab Mesuji Carikan Solusi

radarlampung.co.id – Warga Desa Sungai Buaya, Rawajitu Utara, Kabupaten Mesuji mulai resah dengan adanya tumpukan batu yang sudah hampir setahun ini tidak jelas peruntukannya. Akibat tumpukan batu yang berada tepat di jalan tersebut mengganggu pengendara yang melintas.

Asroni (42) warga sekitar mengaku bahwa keberadaan batu tersebut dibiarkan terbengkalai begitu saja sudah sejak lama. Padahal yang ia ketahui bila batu tersebut milik Pemkab Mesuji.

“Batu itu sudah menumpuk disitu menahun, ditambah lagi minimnya lampu penerangan jalan di lokasi sekitar tumpukan batu-batu, bahkan ada pernah pengenadara motor yang terjatuh. Batu-batu itu seperti tidak ada yang mengurusinya,” kata Asroni.

Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Mesuji Agnatius Syahrizal mengakui bila batu-batu tersebut milik Pemerintah Kabupaten Mesuji pengadaan tahun 2015 dan 2016.

Menurutnya, sejauh ini pihak Pemkab masih mencarikan solusi terbaik agar tumpukan batu-batu tersebut bisa bermanfaat untuk Pemkab dan masyarakat Mesuji, namun tidak menyalahi aturan.

Mengingat, sambungnya, tumpukan batu-batu tersebut pernah menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2018.

“Sampai saat ini statusnya masih aset milik Pemda Mesuji. Saat ini pemerintah daerah sedang mengkaji dan mencari solusi yang terbaik terkait stok batu yang masih tersebar di beberapa desa khususnya di desa Sungai Buaya agar batu-batu dari hasil pengadaan tersebut dapat bermanfaat untuk masyarakat,” tandasnya, Rabu (6/11). (kyd/rls)



Komentar

Rekomendasi