oleh

Walah, Rp1,2 Miliar Dana Industri Kecil Menengah di Metro Gagal Salur

RADARLAMPUNG.CO.ID – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Lampung tak hanya memberikan piagam laporan keuangan 2018 Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kementerian Keuangan untuk Pemerintah Kota (Pemkot) Metro.

DJPb turut memberikan catatan evaluasi atas capaian kerja Pemkot Metro, khususnya penyaluran DAK fisik tahun 2018 yang disalurkan Kantor Pelayanan Pembendaharaan Negara (KPPN) Metro hingga 30 Oktober 2019.

Demikian diungkapkan Kakanwil DJPb Lampung Sofandi Arifin. Menurutnya ada tiga catatan untuk Pemkot Metro.

Pertama, mengenai realisasi penyaluran DAK fisik Tahun Anggaran 2019 dari Rekening Kas Umum Negara kepada Rekening Kas Umum Daerah Pemkot Metro yang telah disalurkan oleh KPPN Metro untuk 13 bidang dengan total pagu Rp102,26 miliar. Di mana telah terealisasi sebesar Rp43,85 miliar atau mencapai persentase 42,88%, sehingga sisa anggaran sebesar Rp58,41 milyar.

Baca :   Pemkot Metro Apresiasi Pendamping Teladan

“Untuk tahap 3 penyaluran DAK fisik kiranya dapat dilakukan percepatan agar segera dapat disalurkan pada November 2019. Yang termonitor tahap 3 sudah mulai realisasi khususnya bidang sanitasi,” terangnya.

Kedua, perlu diketahui bahwa di Kota Metro terdapat gagal salur sebesar Rp1,2 miliar, yaitu pada bidang IKM (Industri Kecil Menengah).

“Kemudian catatan ketiga, yaitu untuk menjadi perhatian ada satu bidang penyalurannya tidak maksimal, yaitu bidang Jalan dari pagu Rp15,7 miliar dan yang dikontrakkan hanya sebesar Rp6.5 miliar, diharapkan perencaan dan pelaksanaannya dapat sejalan,” ungkapnya.

Baca :   Pemkot dan PT SWI Bahas Pengolahan Sampah

Mengenai capaian penyaluran DAK fisik di tahun 2019, Sofandi mengharapkan Pemkot Metro terus mengupayakan, bahkan meningkatkan kinerja yang lebih baik dan agar mendapat perhatian lagi dari kepala OPD. (pip/sur)



Komentar

Rekomendasi