oleh

Pesta Sabu, Dua Pemuda Ditangkap

radarlampung.co.id – Satresnarkoba Polres Metro amankan dua orang pelaku pengedar Narkotika Jenis sabu-sabu. Keduanya yakni SH (36) dan AD (33) warga Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro.

“Penangkapan tersebut berdasarkan informasi masyarakat, dari sana petugas melakukan pemantauan. Benar saja kedua diamankan usai menikmati narkotika jenis sabu di dalam sebuah rumah pada Rabu (6/11) malam,”kata Kasat Narkoba Polres Metro AKP Fredy Aprisa Putra.

Kali pertama petugas mengamankan SH, lalu dilakukan penggeledahan pada bada dan pakaian. Polisi menemukan satu buah kotak rokok yang didalamnya berisi satu buah plastik klip bening ukuran kecil berisi butiran kristal bening berisi narkotika jenis sabu sisa pakai.

Baca :   Bawa Barang Terlarang, Warga Bandarlampung Diamankan di Mesuji

“Kemudian satu buah pipa kaca (pirex), satu buah botol bekas air mineral yang tutupnya telah di lubangi sebanyak dua buah, satu buah plastik klip ukuran sedang yang didalamnya berisi lima buah plastik klip bening ukuran kecil dan satu buah pipet, seperangkat alat hisap sabu (bong), satu buah botol kaca ukuran kecil yang didalamnya terdapat satu buah pipet plastik yang telah di modifikasi, serta tiga buah pipet plastik yang telah di modifikasi,”ungkapnya.

Setelah dilakukan introgasi, SH mengaku baru saja melakukan pesta sabu bersama AD. Namun, ketika SH ditangkap AD tengah pergi keluar. “Sehingga petugas mununggu AD didalam rumah tersebu. Sekitar 30 menit kemudian AD kembali ke rumah tersebut, dan langsung ditangkap oleh petugas,”ujarnya.

Baca :   Bawa Barang Terlarang, Warga Bandarlampung Diamankan di Mesuji

Dari tersangka AD ditemukan satu buah pipa kaca (pirex) yang di dalamnya berisikan butiran-butiran kritasl bening yang diduga narkotika jenis sabu,”Keduannya pun diamanakan ke Polres Metro untuk pemeriksaan lebih lanjut,”terangnya.

Dari pengakuan keduannya, diketahui keduannya selain mengkonsumsi sabu juga mengedarkan sabu tersebut,”Ya pengakuannya keduannya belum lama menjadia pengonsumsi dan pengedar sabu. Alasannya untuk stamina dan juga untuk tambahan keuangan, karena kerjaan keduanya sebagai wiraswasta masih kurang,”ucapnya.(pip/wdi)



Komentar

Rekomendasi