oleh

Driver Ojol Jadi Korban Pengeroyokan, Kini Terbaring Lemas di RSUDAM

RADARLAMPUNG.CO.ID – Hendak pulang ke rumah, Edo Wahyudi (38) tiba-tiba dikeroyok beberapa laki-laki tak dikenal. Peristiwa pengeroyokan ini terjadi di area pos keamanan Hotel Sahid, Jl. Yos Sudarso, Telukbetung Selatan, Bandarlampung, Minggu (10/11) dini hari.

Pantauan radarlampung.co.id, akibat pengeroyokan yang menimpanya, warga  warga Jl. Agus Salim, Kaliawi, Tanjungkarang Pusat, Bandarlampung itu masih terlihat lemah dengan luka di bagian mulut dan luka gores di bagian punggung sebelah kanan.

Edo menerangkan, kejadian itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu dirinya baru saja pulang menikmati hiburan di organic cafe.

“Saya abis dari cafe itu tiba-tiba keluar pintu hotel ada sejumlah orang langsung menerjang muka saya. Mungkin ada 10 orangan. Ada yang bawa sajam dihempaskan ke punggung kanan tapi karena saya pakai jaket jadi cuma kena sedikit,” katanya ditemui di Ruang Bugenvil RSUDAM, Senin (11/11).

Baca :   Selidiki Kasus Pengeroyokan Pengurus Parpol

Setelah penyerangan terhadap dirinya, tidak ada satupun orang yang menolong dirinya hingga mengakibatkan dirinya luka cukup serius.

“Saya dipukuli diinjak-injak itu satpam diem saja, mungkin dia takut makanya gak nolongin saya,” ujarnya.

Pria yang berprofesi sebagai ojek online itu merasa tidak memiliki permasalahan kepada orang-orang tersebut. “Gak kenal, cuma mereka ada yang bilang kamu teman mereka kan. Tapi saya gak ngerti maksudnya apa,” ungkapnya.

Tidak hanya luka, orang-orang itu juga merampas barang-barang milik korban seperti ponsel, uang, dan barang lainya yang berada di dalam tas. Edo pun mengatakan telah melaporkan kejadian itu  ke pihak berwajib.

Baca :   Selidiki Kasus Pengeroyokan Pengurus Parpol

“Hp dua buah dan uang Rp500 ribu diambil sama tas-tasnya juga. Kalau ditotal Rp8 juta. Sekarang sudah lapor ke Polsek TbS,” tandasnya.

Pernyataan Edo diamini Kapolsek Telukbetung Selatan Kompol Andik Purnomo. Menurutnya pihaknya langsung ke TKP sesaat setelah kejadian.

“Jadi gak lapor, tapi anggota kita langsung kesana cek dan benar memang ada insiden seperti itu, jumlah pelaku sendiri belum bisa dipastikan,” katanya.

Hingga kini pihak kepolisian masih menyelidiki peristiwa tersebut dengan memeriksa beberapa saksi.

“Hari ini kita panggil satpamnya dan saksi lainya. CCTV gak ada di sana jadi masih diselidiki ciri-cirinya pelaku seperti apa,” pungkasnya. (mel/sur)



Komentar

Rekomendasi