oleh

Kodim 0424 Sosialisasikan Pengolahan Sampah Menjadi Bahan Bakar Alternatif

radarlampung.co.id – Kodim 0424/Tanggamus menyosialisasikan pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar minyak di aula Kecamatan Sumberejo, Selasa (12/11). Kegiatan yang menjadi bagian dari pembinaan teritorial (Binter) terpadu ini dihadiri Wakil Bupati AM Syafi’i, Dandim 0424 yang diwakili Pasiter Kapten Inf. Adi Hartono, Camat Sumberejo Mujiono dan seluruh kepala pekon.

Kapten Inf. Adi Hartono mengatakan, sosialisasi bertujuan memberikan gambaran tentang alternatif pengolahan sampah plastik menjadi bahan yang bermanfaat. Upaya ini juga untuk mendukung program Go Green dan membantu mengatasi permasalahan sampah serta dapat dijadikan sebagai  sarana pemberdayaan masyarakat.

“Pengolahan sampah menjadi bahan bakar minyak alternative ini bisa memberikan keuntungan secara ekonomis berbasis masyarakat. Sampah plastik bisa diolah dengan cara recovery. Hasilnya, menghasilkan 25 persen bensin, 50 persen solar dan 25 persen minyak tanah,” kata Adi mewakili Dandim 0424/Tanggamus Letkol Arh. Anang Hasto Utomo.

Sementara Wakil Bupati Tanggamus AM Syafi’i menyambut baik sosialisasi tersebut. ”Kita sambut baik kegiatan ini. Pemkab siap mendorong agar tahun 2020 sudah ada action-nya di pekon. Kalau sekarang, sosialisasinya dulu. Mengenai alat dibeli di mana, itu teknis. Biar bidang yang lebih teknis nanti,” tegas Syafi’i.

Dilanjutkan, upaya konkret pemkab dalam pengelolaan sampah adalah dengan memperbanyak tempat penampungan sampah (TPS) 3R (reuse, reduce, recycler). ”Tahun ini ada lima TPS 3R. Tersebar di Pekon Margodadi, Datarajan, Gunungsari dan Pekon Campang. Kami sangat mendukung agar dana desa yang nilainya besar tersebut dapat dimanfaatkan. Kalau sudah ada satu pekon yang menggunakan dana desa untuk pengolahan sampah, Insya Allah pekon lain mencontoh,” sebut dia.

Camat Sumberejo Mujiono mengharapkan, pekon bisa memiliki alat pengolahan sampah untuk menjadi bahan bakar alternatif. ”Untuk alat pengolahan sampah, nantinya bisa dikelola oleh BUMDes. Dengan begitu, masyarakat diberdayakan dan meningkatkan perekonomian,” kata Mujiono. (ral/ehl/ais)



Komentar

Rekomendasi