oleh

Dugaan Penipuan Rekrutmen KPU, Budiono Meminta DKPP Bersidang di Lampung

radarlampung.co.id –  Akademisi Universitas Lampung,  Dr Budiono mengaku telah melaporkan LP ke Mapolda Lampung. Diketahui LP  diduga meminta dan menerima uang Rp100 juta kepada VY untuk lolos dan menduduki kursi Komisioner KPU Tulangbawang.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di Komisi I DPRD Lampung,  Rabu (13/11),  Budiono mengaku mengungkapkan persoalan ini bukan berupaya menjatuhkan salahsatu lembaga. Akan tetapi ingin mengungkapkan kebenaran dan membuat Lampung menjadi bersih.

“Saya siap dengan segala resiko yang ada. Saya dengar saya mau dilaporkan balik ha silahkan saja. Saya orang hukum. Saya siap menerima konsekuensinya. Toh dalam konferensi pers beberapa waktu lalu,  saya hanya mengungkapkan inisial. Dan dalam proses pemberian uang itu diterima LP, ” kata dia.

Baca :   Polres Lamsel Tunggu Pelimpahan Berkas

Dia juga mengungkapkan dalam penuntasan kasus ini,  DKPP bisa bersikap transparan dengan mengagendakan sidang tidak di Jakarta,  melainkan di Lampung.  “Saya meminta sidangnya di Lampung. Jangan sampai dibawa ke Jakarta. Karena tentunya publik Lampung juga ingin melihat. Kalau jauh kan enggak bisa melihat secara detail, ” imbuhnya.

Dia juga mengaku sedang melakukan pendekatan persuasif terhadap beberapa orang terkait dugaan masalah serupa. Namun,  beberapa pihak yang dilakukan pendekatan masih ragu karena masih takut berurusan dengan hukum. “Ada yang terjadi sebelum kasus ini mencuat. Saya sempat melihat chatingnya, menjadikan peserta dari 30 ke urutan 10,  dan meminta uang. Bahkan ada yang sampai jual mobil. Tapi ini masih pendekatan persuasif dengan mereka, ” kata dia. (abd/wdi)



Komentar

Rekomendasi