oleh

Antisipasi Pemalsuan Buku KIR, Bakal Terapkan Blue E

radarlampung.co.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandarlampung bakal menerapkan kartu pintar bukti lulus uji elektronik (Blue E), sebagai pengganti buku uji KIR pada awal 2020 mendatang.

Kepala UPT Uji KIR Dishub Bandarlampung Andy Koenang mengatakan, kartu Blue E menghindari pemalsuan dokumen KIR yang kerap dilakukan operator kendaraan.

Menurutnya, sistem informasi data elektronik itu akan diterapkan pada Januari 2020 sebagai hasil akreditasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI terhadap balai penguji kendaraan Dishub Bandarlampung.

Dikatakannya, aplikasi Blue E akan memberikan informasi hasil uji KIR yang dilakukan di balai pengujian kendaraan dan terkoneksi langsung ke Kemenhub dan UPT yang telah terakreditasi.

“Seluruh bukti kelulusan uji kendaraan akan terkonektivitas ke Kemenhub dengan model jaringan data, sehingga setiap uji KIR jenis apa, berapa jumlahnya dan apa yang diujikan, hasilnya akan terdeteksi dan hasilnya sah,” jelasnya, Jumat (15/11).

Selain itu, dengan Blue E akan mempermudah pelaporan dan mempercepat kinerja UPT dan menghindari kecurangan yang kerap terjadi.

Kemudian juga akan disematkan chip yang bisa mendeteksi data-data kendaraan yang bersangkutan sebagai bukti serangkaian uji, sehingga potensi pemalsuan sangat kecil.

“Uji KIR kerap dipalsukan, karena buku KIRbisa ditulis tangan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” tandasnya.

Di Lampung, hanya ada dua Balai Uji KIR yang akan mengunakan aplikasi Blue E, yakni Bandarlampung dan Lampung Tengah. Ke depannya, Tanggamus dan Pringsewu juga akan diakreditasi yang kemungkinan juga akan menerapkan sistem Blue E.

Keunggulan lainnya, sistem Blue E akan mempermudah konektivitas, sehingga kabupaten/kota lain yang belum memiliki balai pengujian, bisa numpang uji KIR di Bandarlampung atau Lampung Tengah. Syaratnya, harus membawa surat rekomendasi menumpang Uji KIR dari UPT di wilayahnya. (apr/kyd)



Komentar

Rekomendasi