oleh

Cek Kualitas Pembangunan Jalan, Loekman Tak Mau Dikambinghitamkan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Hasil dan proses pembangunan infrastruktur yang dibiayai APBD Lampung Tengah di sejumlah kecamatan dimonitor langsung Bupati Loekman Djoyosoemarto, Minggu (17/11). Bupati yang didampingi Kepala Dinas Bina Marga Ismail dan jajarannya mengecek kualitas pembangunan jalan di Kampung Jayasakti, Kecamatan Anaktuha; Kampung Sukanegara, Kecamatan Bangunrejo; dan pembangunan rigid beton di Kampung Kalidadi, Kecamatan Kalirejo.

Loekman meminta konsultan pengawas pembangunannya harus ekstra teliti. “Lakukan pengawasan ekstra. Kalau sudah ada pengawas tapi hasilnya kurang bagus, ya percuma! Harus profesional dalam bekerja. Kalau memang kurang baik, ya tolong dibagusin,” tegasnya.

Dari hasil monitoring, Loekman mengatakan bahwa ada yang kualitas hasil pembanguna kurang maksimal. “Ada yang kualitas hasil pembangunannya kurang maksimal. Inj harus diperbaiki. Salah satunya pembangunan rigit beton di Kampung Kalidadi, Kecamatan Kalirejo. Pembangunan jalan ini skala prioritas yang diharapkan masyarakat,” ujarnya.

Ditanya alasannya turun langsung mengecek kualitas pekerjaan, Loekman menegaskan dirinya tak mau hanya menerima laporan. “Saya nggak mau cuma mendengar laporan. Saya mau lihat langsung. Ternyata ada beberapa yang perlu dikoreksi. Saya sudah katakan bahwa pembayaran pekerjaan akan disesuaikan dengan volume kerjaan yang sudah diselesaikan. Kalau tidak diperbaiki, ya kita akan perhitungkan sebagai kerugian negara. Kalau kerugian negara ini tidak diperbaiki, ya masuk ke ranah pidana. Saya nggak mau main-mainlah dalam hal pembangunan infrastruktur di Lamteng,” tegasnya.

Selama ini, kata Loekman, pemerintah daerah hanya menjadi kambing hitam atas ulah dan kesalahan yang dilakukan oknum pihak ketiga. “Selama ini pemerintah daerah hanya dijadikan kambing hitam karena ulah dan kesalahan oknum pihak ketiga dalam mengerjakan pembangunan infrastruktur di Lamteng. Dibilang pembangunan nggak beres dan bupatinya nggak beres. Banyak jalan yang rusak, pemerintah yang disalahkan. Bagaimana mau bagus infrastruktur kita kalau kualitasnya nggak beres. Baru dibangun dan diperbaiki, sebulan+dua bulan sudah hancur lagi. Saya minta seluruh pihak ketiga yang menangani proyek-proyek di Lamteng harus jaga kualitas. Saya akan tindak tegas,” ungkapnya.

Kemudian masalah angkutan yang melebih tonase sehingga mempercepat kerusakan jalan, Loekman menyatakan dirinya akan perintahkan Dinas Perhubungan untuk melakukan uji petik. “Nanti saya minta Dishub Lamteng uji petik. Kalau muatannya melebihi tonase yang ditentukan, ya harus dibongkar di tempat. Kita tidak bisa lagi main-main dan memberikan toleransi. Kita harus sesuaikan dengan aturan. Ini malau Lamteng mau baik dan bagus infrastrukturnya. Kita sudah keluar duit banyak, tapi hasilnya tidak memuaskan,” ungkapnya. (rls/sya)



Komentar

Rekomendasi