oleh

Kunker ke Bangunrejo, Loekman Tegaskan Tak Kenal Hari Libur

RADARLAMPUNG.CO.ID – Tidak mengenal hari libur untuk membangun Lampung Tengah lebih baik lagi. Hal ini ditegaskan Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto dalam kunjungan kerja di Kecamatan Bangunrejo, Senin (18/11).

“Tidak ada hari Sabtu, Minggu, dan tanggal merah untuk saya membangun Lamteng lebih baik lagi ke depan. Jangan pernah mendengarkan orang berkata apa, yang pasti kita terus bekerja. Tidak perlu janji-janji, tapi kita tunjukkan karya membangun daerah kepada masyarakat,” ujar Loekman di hadapan ratusan peserta senam gotong-royong di Lapangan Merdeka, Kampung Bangunrejo.

Dengan keterbatasan anggaran, kata Loekman, gotong-royong harus digerakkan di tengah masyarakat untuk membangun daerah. “Saya berharap dengan kerja keras bersama, Lamteng ke depan semakin maju dan masyarakat semakin sejahtera. Ini sesuai dengan niat saya untuk membangun daerah dan menyejahterakan masyarakat. Ayo kita bergotong-royong membangun Lamteng. Supaya Lamteng menjadi daerah yang paling hebat dan terdepan di Provinsi Lampung. Sejauh kita mau bergotong-royong, Insya Allah impian itu dapat segera terwujud,” ungkapnya.

Sedangkan Ketua Tim Penggerak PKK Lamteng Ellya Lusiana yang turut mendampingi menyampaikan ucapan terima kasih kepada peserta senam yang hadir. “Program pemerintah bahwa dalam kepengurusan dokumen kependudukan memberikan pelayanan gartis kepada masyarakat. Tolong ibu-ibu sampaikan kepada warga lainnya, khususnya di Kecamatan Bangunrejo, pemerintah daerah memberikan pelayanan gratis untuk pembuatan KTP, KK, akta kelahiran, dan dokumen kependudukan lainnya. Ini wujud kerja kita dalam memberikan pelayanan ekstra dan maksimal pada masyarakat. Pemerintah juga akan jemput bola dalam hal ini,” ungkapnya.

Setelah senam gotong-royong, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah di Kantor Kecamatan Bangunrejo dan meninjau pelayanan kesehatan di Puskesmas Bangunrejo. Bupati dan sejumlah kepala OPD juga bergotong-royong bersama warga Dusun I Kampung Sinarluas memperbaiki jalan Talang Rande yang merupakan jalur utama warga untuk ke ladang.

“Kunjungan saya ke sini sudah lama diagendakan, namun karena kesibukan kerja yang tidak bisa ditinggalkan maka tertunda. Alhamdulillah, hari ini saya bisa hadir di tengah masyarakat untuk gotong-royong. Program ini merupakan terobosan dimasa kepemimpinan saya untuk membangun Lamteng ke depan. Saya juga minta masyarakat jangan terprovokasi dengan isu-isu yang kebenarannya tidak bisa dipertanggungjawabkan. Biar saja orang mau ngomong apa, bicara apa, fitnah apa, Loekman tetap berkarya. Yang penting, kita membangun Lamteng secara bersama-sama,” ujarnya.

Loekman mengatakan bahwa kegiatan gotong-royong selalu dipantau pemerintah pusat. “Gotong-royong ini jangan main-main! Ini dipantau terus dengan pemerintah pusat. Karena kebersamaan kita membangun daerah, Lamteng beberapa kali mendapat penghargaan tingkat nasional. Keberhasilan itu bukan hasil karya saya sendiri, tentu ada campur tangan masyarakat. Nggak mungkin saya bisa jalan sendiri untuk membangun daerah. Dukungan masyarakat sangat berpengaruh untuk kemajuan kabupaten yang kita cintai ini,” ungkapnya.

Gani, salah satu warga, merasa senang menyambut kehadiran bupati dan jajarannya untuk bergotong-royong bersama warga. “Kami senang sekali Pak Bupati bisa hadir di sini untuk gotong-royong. Harapannya, Pak Bupati bisa melanjutkan pembangunan di dusun kami. Mudah-mudahan Pak Loekman bisa terpilih kembali,” katanya. (rls/sya)



Komentar

Rekomendasi