oleh

Buka Manasik Umrah, Bupati Lamteng Bicara Islamic Center

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pemkab Lampung Tengah (Lamteng) melepas 150 jamaah untuk mengikuti perjalanan ritual keagamaan Islam (umrah) yang dibiayai APBD 2019, 27 November – 5 Desember 2019. Pemberangkatan melalui Al Madinah Al Munawaroh Tours and Travel.

Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto didampingi Kepala DPMPTSP A. Helmi dan Sekretaris DPRD Syamsi Roli menyatakan jajaran pemerintah daerah mengucapkan selamat kepada yang telah terpanggil oleh Allah untuk melaksanakan umrah. “Selamat saya ucapkan karena terpanggil Allah melalui pemerintah daerah untuk melaksanakan ibadah umrah. Kami berpesan agar dapat menjaga stamina dan kesehatan. Manfaatkan waktu sedikit ini secara maksimal mungkin. Konsenterasi untuk ibadah. Paling utama disiplin. Niatkan ibadah, bukan belanja,” katanya saat membuka manasik umrah di BBC Hotel Bandarjaya, Selasa (19/11).

Dalam pemberangkatan ini, kata Loekman, diutamakan yang harus berangkat. “Kita utamakan yang harus berangkat. Jadi bersyukur kepada Allah, jangan kepada saya. Saya hanya perantara. Mudahan mendapatkan perlindungan Allah dalam ibadah. Doa kami berangkat sehat, pulang sehat. Sekembali nanti setelah umrah, ada tuntutan agama bertugas membantu pemerintah membangun moral bangsa ini. Ini tugas yang tak ringan karena melihat kondisi moral bangsa, khususnya di Lamteng banyak yang rusak. Rusak karena budaya luar yang mudah diakses, terutama oleh generasi muda. Ada upaya negara luar melemahkan bangsa ini lewat peredaran narkoba,” ujarnya.

Terkait pembangunan Islamic Center yang belum dilanjutkan, kata Loekman, masyarakat harus tahu bahwa hal ini karena permasalahan proses hibah tanahnya belum selesai. “Banyak yang bertanya kenapa pembangunan Islamic Center tak diteruskan. Pembangunan ini belum dilanjutkan karena masalah tanahnya belum selesai. Proses hibahnya. Tapi, yakinlah jika sudah selesai statusnya dibangun. Termasuk pembangunan Makobrimob juga proses hibah tananhnya belum selesai. Kita tunggu putusan pengadilan. Jadi jangan dibilang saya nggak agamis. Kalau nggak agamis, Masjid Istiqlal Bandarjaya yang merupakan salah satu ikon Lamteng nggak saya percantik,” ungkapnya.

Perkembangan politik sekarang ini, kata Loekman, mulai panas. “Perkembangan politik di Lamteng mulai panas. Saya diributkan ditangkap KPK. Baru-baru ini berembus juga ruang kerja bupati mau digeledah KPK terkait bupati lama. Banyak berita tak masuk akal diembuskan. Doakan kami tetap istiqomah dalam menjalankan tugas. Jika menjalankan tugas sesuai aturan, Insya Allah jauh dari KPK,” katanya.

Wajah Gunungsugih dan Terbanggibesar, kata Loekman, akan dipercantik “Kita akan terus mempercantik Gunungsugih dan Terbanggibesar supaya hidup. Masyarakat luar bisa menilai karena di depan mata. Kepercayaan masyarakat luar akan berubah karena Lamteng berubah,” ungkapnya. (sya/ang)



Komentar

Rekomendasi