oleh

Ini Tiga Fokus Aspek Disdikbud Bandarlampung Tingkatkan Mutu dan Kualitas Pendidikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandarlampung akan meningkatkan beberapa aspek dalam meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan di Kota Bandarlampung, khususnya pendidikan dasar di tahun mendatang.

Koordinator Pengawas Sekolah Disdikbud Bandarlampung Suwandi Umar mengatakan, ada tiga indikator yang menjadi acuan dalam peningkatan kualitas pendidikan di Bandarlampung, sehingga masih banyak yang perlu dibenahi dan dievaluasi. Meskipun di tingkat provinsi kualitas dan mutu pendidikan khususnya jenjang sd dan smp Kota Bandarlampung menempati urutan teratas, namun di tingkat nasional, Lampung secara umum masih berada di urutan ke 19 dari 33 provinsi di Indonesia.

“Pembangunan pendidikan di Bandarlampung, intinya ada tiga yang menjadi konsentrasi, diantaranya perluasan akses pendidikan atau mengurangi sekecil mungkin anak putus sekolah, dan meningkatkan nilai angka partisipasi masyarakat murni dalam bidang pendidikan. Pemkot telah miliki program bina lingkungan. Dan itu salah satu upaya untuk mengurangi putus sekolah. Kita juga menyiapkan anggaran untuk membantu masyarakat kurang mampu agar tetap bisa bersekolah. Selain itu juga, kita sudah siapkan untuk anak-anak yang putus sekolah untuk bisa menyelesaikan pendidikan dasarnya. Karena itu tanggung jawab kami,” ujarnya, Selasa (19/11).

Dikatakannya, terkait dengan infrastruktur pendidikan, dalam rangka menyiapkan daya tampung peserta didik jenjang SMP, pemerintah kota Bandarlampung sudah menambah beberapa sekolah negeri dalam dua tahun terakhir.

“Tentunya dengan penambahan unit sekolah baru, infrastruktur perlu dibangun. Kemudian, bagaimana infrastruktur pendidikan di Bandarlampung seluruhnya dapat memenuhi standar proses. Sehingga mutu pendidikan kita dapat meningkat,” terangnya.

Lanjutnya, pihaknya juga berupaya untuk meningkatkan mutu pembelajaran khususnya mutu proses di satuan pendidikan dapat berjalan baik. Mulai dari kemampuan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran dengan didukung oleh kompetensi yang berkualitas.

“Tentunya kita akan tingkatkan kualitas guru, lalu bagaimana mengembangkan kurikulum agar kurikulum efektif digunakan di sekolah. Misalkan melalui full day school, agar sekolah ini bisa menjadi rumah kedua bagi anak-anak,” tandasnya. (rur/ang)



Komentar

Rekomendasi