oleh

Empat Hari, Bimtek Kades Se-Lampura Telan Rp2,7 M

radarlampung.co.id – Sempat menuai protes dari berbagai pihak, namun pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) para Kepala Desa yang diselenggarakan Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Lampung Utara, akhirnya tetap berjalan.

Dari total 232 Kades se-Lampura, 194 orang memilih berangkat ke Bali. Sementara sisanya tidak berangkat dengan berbagai alasan. Titik kumpul pemberangkatan bimtek di Halaman Islamic Center Kotabumi, Rabu (20/11).

Dengan menggunakan empat armada Jet Bus Pariwisata, lalu rombongan tersebut menuju Bandara Soekarno Hatta Tanggerang Banten, yang selanjutnya akan terbang menggunaan pesawat menuju Pulai Dewata. Kendati demikian, rombongan Kades tersebut tidak didampingi pihak BPMD Kabupaten Lampura.

Menurut informasi dari salah seorang Kades yang ikut bimtek namun enggan identitasnya di publikasikan mengatakan, dalam kegiatan bimtek tersebut, diketahui ada beberapa Kades yang membawa Keluarga, dan sanak saudaranya.

“Saya mendapat informasi dari group Whatsapps tadi malam, ada sekitar 11 orang keluarga dari Kades (Non peserta) yang juga ikut, tapi saya tidak tahu apa tujuan mereka ikut. Sementara mereka kan bukan Kades, atau perangkat desa,” ujarnya.

Selain itu, sambungnya, adanya perubahan jenis Pesawat, di mana awalnya bimtek tersebut akan berangkat menggunakan pesawat Garuda, namun diganti dengan pesawat Sriwijaya Air, dengan tiga gelombang pemberangkatan.

“Semoga perjalanan kami berjalan lancar mas. Ini semua dilakukan semata-mata untuk kemajuan desa,” imbuh pria berkulit sawo matang ini.

Diketahui, pemberangkatan para Kades melaksanakan Bimtek dijadwalkan selama empat hari, 20-23 November 2019,  dengan diikuti 194 Kades dari 232 Kades se-Lampura. 

Bukan hanya Kades, pada 6 Desember 2019 mendatang, pelaksanaan Bimtek bagi Sekertaris Desa, dengan tujuan ke Yogyakarta. Diketahui pelaksanaan Bimtek tersebut menggunakan anggaran yang bersumber dari Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2019 sebesar kurang lebih 2,7 Miliar.

Sementara, Kabid Pemberintahan Desa BPMD Kabupaten Lampura Habibi mengatakan, pihaknya tidak melakukan pendampingan dikarenakan tidak mendapat izin dari Plt. Bupati Lampura Budi Utomo.

“Mereka (Apdesi) melayangkan surat untuk pendampingan Bimtek ke Bali. Sayangnya pak Plt. Bupati Lampura tidak mengizinkan untuk kita melakukan pendampingan kepada para Kades,” terangnya.

Menurutnya, dalam isi surat pendampingan itu para Kades menuju desa Kuteh, Kecamatan Kutai Bali. Sayangnya, Habibi mengaku tidak mengetahui maksud dan tujuan para Kades menuju lokasi tersebut.

“Terus terang saya juga kurang memahami maksud dan tujuan Para Kades ke lokasi itu. Sebab, mereka hanya melayangkan surat pendampingan saja, tanpa membeberkan tujuan dan manfaatnya,” tandasnya.(ozy/kyd)

Komentar

Rekomendasi