oleh

Herman HN Janji Bantu Korban Kebakaran, Nilainya Menyesuaikan Keuangan Daerah

radarlampung.co.id – Wali Kota Bandarlampung Herman HN menjenguk korban kebakaran di RT 10 Lingkungan II Jl. Yos Sudarso Gg. Cendrawasih, Kelurahan Pidada, Panjang, Rabu (20/11).

Orang nomor satu di Kota Tapis Berseri ini datang bersama camat setempat, Kepala BPBD Bandarlampung beserta jajaran. Ia menyampaikan prihatin atas kejadian tersebut.

“Musibah ini ujian dari Allah SWT, kita diuji bermacam-macam caranya. Namun ini diuji dengan musibah begini saya turut perihatin, dan turut susah bersama masyarat. Nanti akan saya bantu semua,” kata Herman kepada awak media di lokasi kebakaran.

Ia menuturkan, sebanyak tiga rumah yang terbakar dan satu hunian warga yang atapnya rusak terkena reruntuhan nantinya akan mendapat bantuan dari Pemkot Bandarlampung.

“Nilainya nanti kita sesuaikan dengan keuangan daerah. Ya belum dihitung, saya tidak bisa sembarangan menyebut angka,” imbuhnya.

Tak lupa, Herman mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa waspada dan hati-hati dalam menggunakan listrik, kompor atau probotan yang mudah terbakar.

“Kalau mau bepergian kita matikan dulu atau ketika ada tamu kompor dan listik jangan banyak colok menyolok dan banyak sambung,” pungkasnya. 

Sementara itu, kedatangan Herman disambut tangis pasangan suami istri, Yulianto (40) dan Beti Sri Wahyuni (38) pecah karena kediamannya hanya menyisakan pepungingan. “Saya habis ngantar anak sekolah, pulang-pulang rumah udah abis semua kayak gini,” katanya di lokasi.

Dia menyebutkan, kemarin memang dia dan tetangganya mencium bau-bau seperti kabel terbakar. Namun, dia tak menghirauankannya. Dirinya tak menyangka kalau akhirnya kejadian malang itu menimpa dirinya dan tetangga pun ikut terdampak.

Ia mengaku, kalau barang berharganya habis terbakar, seperti diantaranya, baju baju, lemari, TV, bahkan perhiasan tak ia temukan. “Sampai rumah tinggal menyisakan puing dan asap,” kenangnya.

Disisi lain, Sekretaris BPBD Kota Bandarlampung, M. Rizki menyebut, waktu kejadian sekira pukul 08.39-09.50 WIB. Total kerugian yang diderita para korban ditaksir mencapai Rp55 juta.

Rinciannya, untuk rumah pertama, rumah Yulianto lebih kurang Rp25 juta, rumah kedua milik Langgeng Utomo dengan kerugian lebih kurang Rp10 juta, dan rumah ketiga milik Nurlani sekitar Rp15 juta dan rumah keempat atap rumah tertimpa reruntuhan milik Zulfikri dengan kerugian lebih kurang Rp5 juta.

“Unit yang dikerahkan ke lokasi sebanyak dua mobil suplay, satu mobil pemadam dengan total sebanyak 18 orang personel,” tambahnya. (apr/kyd)

Baca :   Lomba Dai Cilik ke-9 Bandarlampung Sukses!

Komentar

Rekomendasi