oleh

UBL Akreditasi A Terbanyak di Sumatera

radarlampung.co.id- Universitas Bandar Lampung (UBL) berkomitmen akan meningkatkan kualitas perguruan tinggi dengan meningkatkan akreditasi semua program studi di kampus tersebut.

Rektor UBL Prof Yusuf.S. Barusman menuturkan, salah satu yang terpenting di dalam perguruan tinggi yaitu kualitas. Untuk itu, UBL berkomitmen memacu meningkatkan kualitas. Salah satunya dengan pengakuan akreditasi nasional.

“Saat ini ada enam program studi di UBL ywng telah meraih akreditasi A, yaitu Magister manajemen. S1 manajemen, S1 teknik sipil, S1 ilmu administrasi negara, S1 ilmu hukum, dan yang baru saja mendapatkan akreditasi A yaitu S1 akuntansi. Sedangkan, teknik mesin meningkat dari akreditasi C menjadi B. Sehingga saat ini 16 prodi di UBL tidak ada lagi yang akreditasi C. Kami akan terus tingkatkan kualitas untuk menuju akreditasi terbaik,” katw Prof Yusuf saat acara yudisium dan wisuda UBL periode ganjil 2019/2020, Kamis (21/11).

Baca :   Pengukuhan IKA MH UBL Bersamaan Seminar Perlindungan Hukum bagi Perawat

Selain itu, kinerja UBL juga meningkat dari madya menjadi utama. Dan hal tersebut juga menjadi suatu kebanggaan untuk UBL.

Menurutnya, hal terpenting lainnya dalam peningkatan kualitas perguruan tinggi yaitu sumber daya manusia yang berkompeten. Untuk memenuhi kualifikasi akademik sesuai dengan standar nasional perguruan tinggi, UBL berupaya untuk mengadakan pelatihan, seminar maupun workshop bagi dosen ataupun tenaga kependidikan, merekrut dosen yang bergelar doktor dan profesor.

Baca :   Pengukuhan IKA MH UBL Bersamaan Seminar Perlindungan Hukum bagi Perawat

“Dosen-dosen UBL yang masih S2, akan kita pacu untuk mengambil progrm doktor di dalam negeri maupun luar negeri,” tandasnya.

Sementara, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Prof Slamet Widodo mengatakan, UBL menjadi perguruan tinggi terbaik di wilayah LLDikti Wilayah II. Serta juga menjadi perguruan tunggi yang memiliki akreditasi A terbanyak tak hanya di Wilayah II tetapi di juga di Sumatera. (rur/wdi)



Komentar

Rekomendasi