oleh

Bangkitkan Nasionalisme, Mahasiswa Teknokrat Belajar Bela Negara di Mako Brigif 4 Marinir

Radarlampung.co.id – Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia belajar pendidikan bela negara ke markas Brigade Infanteri 4 Marinir/BS di Piabung Pesawaran, Sabtu (23/11). Pendidikan bela negara juga dihadiri langsung Komandan Korem 043/Gatam Kolonel Inf. Taufik Hanafi dan Komandan Lanal Lampung Letkol (Mar) Amrul Adriansyah.

Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. HM. Nasrullah Yusuf, SE.,MBA., mengatakan bahwa pendidikan bela negara dasar yang diajarkan kepada para mahasiswa. Mahasiswa diperkenalkan bagaimana situasi negara, ataupun strategi menjaga negara dari berbagai ancaman.

“Kita juga dipertunjukkan peralatan-peralatan tempur, persenjataan-persenjataan inti, dan juga tadi diperkenankan untuk melalui jalur laut dengan menaiki speedboat,” kata Nasrullah.

Ia berharap dengan program pendidikan bela negara tersebut, mahasiswa akan merasa sangat senang, dan secara bertahap akan muncul jiwa nasionalisme Indonesia.

“Dan diharapkan jiwa nasionalisme para mahasiswa ini akan muncul kembali melalui pendekatan pendidikan bela negara. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Brigif 4 Marinir/BS mahasiswa kami telah diperkenankan untuk mengikuti pelatihan pendidikan bela negara di markas Brigif 5 Marinir,” ujarnya.

Sementara Danbrigif 4 Marinir/BS Kolonel (Mar) Ahmad Fajar menuturkan, TNI sebagai komponen pokok mahasiswa bagian dari pertahanan negara secara terpadu. Sehingga, peran mahasiswa juga diperlukan untuk mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kita ingin memanunggalkan bahwa TNI tidak bisa berdiri sendiri, TNI akan ditopang sebagai kekuatan komponen utama pertahanan harus ditopang dengan komponen cadangan salah satunya mahasiswa,” jelasnya.

Menurutnya, mahasiswa harus mengetahui peran dan posisinya. Jika saatnya belajar, mahasiswa harus belajar dengan baik. Artinya, mahasiswa harus memberikan masukan yang positif kepada pemerintah, bukan yang destruktif yang justru akan merusak kebersamaan dan pembangunan yang sudah dicapai pemerintah.

“Mahasiswa harus bisa memberikan masukan yang bisa membangun, memperkuat, bagaimana pertahanan kekuatan kita di Indonesia,” ungkapnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas kunjungan Universitas Teknokrat Indonesia ke Markas Komando Brigif 4 Marinir untuk belajar pendidikan bela negara.

“Terima kasih yang sudah berkenan hadir di markas kami. Ini suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami dikunjungi oleh salah satu universitas yang hebat, yang mahasiswanya luar biasa, memiliki mental juara, dan beberapa kali sampai juara nasional,” tandasnya. (rur/kyd)

Komentar

Rekomendasi