oleh

Yuk Main ke Kebun Raya Liwa, Ada Bunga Bangkai Raksasa Mekar Lho !

radarlampung.co.id – Bunga bangkai raksasa (Amorphophallus titanum),yang ada di Kebun Raya Liwa (KRL) Pekon Kubuperahu Kecamatan Balikbukit Lampung Barat saat ini sudah mulai mekar. Bunga bangkai tersebut merupakan hasil eksplorasi THN 2018 di Pekon Kembahang Kecamatan Batubrak Lampung Barat.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) KRL, Sukimin mengatakan, tumbuhan ini memiliki dua fase dalam kehidupannya yang muncul secara bergantian. Yakni fase vegetatif dan fase generatif. Pada fase vegetatif muncul daun dan batang semunya. Tingginya dapat mencapai 6 Meter.

Setelah beberapa waktu (tahun), organ vegetatif ini layu dan umbinya dorman. Apabila cadangan makanan di umbi mencukupi dan lingkungan mendukung, bunga majemuknya akan muncul. Apabila cadangan makanan kurang tumbuh kembali daunnya.

”Untuk hasil eksplorasi kami di Pekon Kembahang  Alhamdulillah tumbuh dengan baik dan saat ini sedang mekar, jadi bagi masyarakat yang ingin melihat dari dekat seperti apa bunga bangkai raksasa bisa datang ke KRL, dan untuk mekarnya diperkirakan pada tanggal 25 hingga 26 November,” ungkap Sukimin.

Dijelaskan Sukimin, tanaman langka tersebut sebelumnya ditemukan oleh masyarakat di Pekon Kembahang, dan pihaknya yang meneirma informasi terkait keberadaan bunga tersebut langsung turun ke lokasi, dan  guna menjaga kelestariannya maka dilakukan pemindahan ke KRL.

”Ini  juga sekaligus menambah koleksi tanaman di KRL, selain dari berbagai tanaman yang juga dikembangkan melalui  kebun pembibitan yang ada di KRL, dan tentunya kami berterimakasih kepada masyarakat yang sebelumnya menginformasikan keberadaan dari bunga bangkai tersebut,” kata dia.

Lebih lanjut dikatakan Sukimin,  bunga bangkai raksasa merupakan tumbuhan dari suku talas-talasan (Araceae) endemik dari Sumatra, Indonesia, yang dikenal sebagai tumbuhan dengan bunga (majemuk) terbesar di dunia. Bunganya yang mengeluarkan bau seperti bangkai yang membusuk, yang dimaksudkan sebenarnya untuk mengundang kumbang dan lalat untuk menyerbuki bunganya. (nop/wdi)

Komentar

Rekomendasi