oleh

Lurah Kelapatiga Akui Potong Dana Kelurahan, Ini Alasannya

radarlampung.co.id – Lurah Kelapatiga, Kecamatan Tanjungkarang Pusat (TkP), Bandarlampung, Apri Wahidi tak mau disebut adanya pemotongan dana kelurahan. Lebih tepatnya itu sebagai dana penyisihan sebesar 20 persen.

Apri mengatakan, dana penyisihan tersebut dipotong ketika dana kelurahan tahap II cair sebesar Rp157 juta. “Ya, itu memang disisihkan atas kesepakatan,” kata Apri didampingi stafnya Irham sebagai penanggung jawab pengelolaan dana kelurahan setempat, Senin (25/11).

Menurutnya, penyisihan 20 persen itu diperuntukan sebagai potongan pajak PPh dan PPn sebesar 11,5 persen, sedangkan potongan 8,5 persen untuk dipersiapan pembuatan LPj dan pemeliharaan.

“Ketika penyisihan tersebut ada sisa di akhir, maka akan dikembalikan ke Pokmas sebagai dana Silpa yang dimasukan ke peruntukannya untuk pembangunan tahap berikutnya. Contohnya tahap I, kita ada silpa Rp600 ribu, silva itu akan include ke tahap berikutnya. Dijumlahkan, kita bikin RKA baru dan seterusnya,” jelasnya.

Berdasarkan penelusuran, pemotongan dana kelurahan tersebut memang terjadi sebesar 20 persen. Kelompok Masyarakat (Pokmas) di kelurahan setempat Rusdi membenarkan hal tersebut.

“Pemotongan itu tidak ada,  tapi pada saat pencairan saya baru tahu ada potongan 20 persen. Artinya dana yang sudah diserahkan ke RT sudah dipotong 20 persen, itu saya melihat langsung di kantor kelurahan,” ujar Rusdi, Senin (25/11).

Dirinya menjelaskan, pada saat ia menyaksikan secara langsung pembagian dana kelurahan kepada beberapa RT, terdapat beberapa RT yang menerima dana kelurahan tersebut, dan setelah menerima dana itu RT mendatangani sebuah kwitansi.

“Ada tiga RT dan mereka tanda tangan di dalam kwitansi, yaitu RT 07, 08 Lingkungan II dan RT 05 lingkungan I. Kejadian itu dipertengahan November ini di kantor kelurahan diruang lurah, saya menyaksikan langsung dan katanya pemotongan itu untuk Pajak, SPJ dan dana perbaikan,” tandasnya.

Saat dikonfirmasi, RT 07 Lingkungan II Noviansyah juga membenarkan tentang adanya potongan dana kelurahan yang diterimanya untuk kegiatan pembangunan infrastruktur lingkungan.

Baca :   Pembangunan Agripark Berlanjut

Komentar

Rekomendasi