oleh

Siswa SMK Muhammadiyah I Kunjungi Radar Lampung

radarlampung.co.id- SMK Muhammadiyah I Metro mengunjungi Graha Pena Radar Lampung Senin (25/11). Rombongan SMK Muhammadiyah I Metro diterima oleh Redaktur Radar Lampung Irwansa.

Kepala SMK Rohaniya,S.Pd.,M.Pd., mengatakan, kunjungan industri tersebut dimaksudkan untuk mengenalkan siswa-siswi SMK Muhammadiyah I Metro tentang dunia industri atau dunia kerja yang sesungguhnya.

“Anak-anak kami bisa mengetahui, kedisplinan kerja di suatu perusahaan. Kemudian aktivitas di dunia industri itu bagaimana. Jadi langsung kita terjunkan ke lapangan, jadi mereka bisa mempunyai gambaran dunia kerja itu seperti apa, terlebih mereka sudah kelas XII,”katanya, Senin (25/11).

Rohaniya juga menuturkan, dari kunjungan industri yang dilakukannya, nanti siswa-siswi tersebut akan melaporkan hasilnya kepada guru dalam bentuk laporan, dan mempresentasikannya.

“Anak anak kami dapat menyerap apa yang mereka dapatkan di sini. Dan hal-hal positifnya bisa mereka aplikasikan nanti saat mereka masuk ke dunia kerja,”tukasnya.

Ia menambahkan, siswa yang ikut dalam kunjungan industri berjumlah sekitar 55 siswa dari 5 kompetensi keahlian, yaitu akuntansi dan keuangan lembaga, bisnis daring dan pemasaran, teknik komputer dan jaringan, perbankan syariah, serta otimatisasi dan tata kelola perkantoran. “Dari masing-masing kompetensi keahlian bisa menyerap yang mereka dapatkan hari ini di satu perusahaan ini,” ucapnya.

Sementara Irwansa menjelaskan, Radar Lampung berdiri sejak 2 Februari 2000. Artinya, saat ini Radar Lampung sudah berusia 19 tahun. Selama 19 tahun, Radar Lampung mengembangkan bisnisnya, dan saat ini sudah memiliki radar lampung Tv, radio, koran daerah, dan juga Radar Lampung online.

“Bisnis utama Radar Lampung adalah koran, dan di setiap kabupaten kota ada koran daerah yang namanya sesuai dengan daerahnya, misalkan Radar Metro, Radar Lambar dan lainnya. Untuk mengikuti era digital, Radar Lampung juga memiliki Radar Lampung online juga, hal itu untuk mengakomodir semua peristiwa di Lampung,” jelas Irwan. (rur/wdi)



Komentar

Rekomendasi