oleh

Wakili Bupati, Seminar Pendidikan Dibuka Asisten I

RADARLAMPUNG.CO.ID – Seminar Nasional Pendidikan bertema Peran Strategis Guru dalam Pendidikan Antikorupsi untuk Peningkatan SDM Indonesia Unggul diadakan dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional Ke-25 dan HUT Ke-74 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Lampung Tengah, Selasa (26/11). Seminar dengan narasumber Warek I Unila Prof. Dr. Bujang Rahman serta dari Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Deputi Bidang Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Anisa Nurlita Sari ini dibuka Asisten I Bidang Pemerintahan Pemkab Lamteng Kusuma Riyadi mewakili Bupati Loekman Djoyosoemarto digelar di Gedung Sesat Agung Nuwo Balak.

“Selamat Hari Guru Ke-25 dan HUT Ke-74 PGRI kepada seluruh guru di Lamteng. s
Saya mengajak kepada seluruh Bapak- Ibu guru di Lamteng untuk terus mengabdikan diri dengan semaksimal mungkin. Para peserta didik saat ini merupakan aset masa depan Lamteng yang lebih baik. Saya juga berharap ke depannya para guru akan semakin profesional dan bermartabat,” kata Kusuma membacakan sambutan bupati.

Dalam kegiatan seminar ini, kata Kusuma, sebagai pimpinan daerah sangat mengapresiasi kepada jajaran pengurus PGRI Lamteng. “Hal ini sejalan dengan program prioritas Presiden RI Bapak Joko Widodo yang salah satunya adalah peningkatan SDM menjadi prioritas utama. Sebagai pimpinan daerah, kami juga telah memprioritaskan program yang dicanangkan Bapak Presiden jauh-jauh hari ketika saya dilantik menjadi Bupati Lamteng. Prioritas utama saya dalam membangun Lamteng adalah bidang pendidikan, kesehatan, dan rumpun pertanian,” ujarnya.

Usulan PGRI 2018 sewaktu peringatan HGN dan HUT PGRI di Lamteng tentang usulan kenaikan insentif bagi guru honorer, kata Kesuma, langsung disetujui dan telah dilaksanakan 20 19. “Pada 2020 akan dinaikkan lagi sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. Hal ini dapat dimaknai dan diartikan bahwa untuk kepentingan Bapak/Ibu guru di Lamteng selalu menjadi perhatian dan fokus utama. Bahkan untuk formasi CPNS 2019 mengutamakan penerimaan guru,” katanya.

Di akhir sambutan, kata Kusuma, titip putra-putri dan anak-anak di Lamteng untuk diberikan pendidikan yang baik dan benar. “Pada 20-30 tahun mendatang, masa depan Lamteng akan ditentukan oleh anak-anak yang Bapak/ Ibu didik pada hari ini. Semoga hasil seminar ini akan dapat diterapkan dalam melaksanakan tugas sehari-hari sebagai seorang guru yang professional di sekolah masing-masing,” ungkapnya.

Sedangkan Ketua PGRI Lamteng Sarjito menyatakan peran guru dalam dunia pendidikan tak bisa tergantikan oleh teknologi apa pun. “Peran guru tak dapat tergantikan dengan teknologi apa pun. Karena guru profesional. Guru adalah roda penggerak pendidikan. Jangan sampai kita melupakan jasa para guru,” katanya.

Dengan peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI, Sarjito yang juga Kadiskominfo Lamteng ini berharap para guru semakin profesional dan bermartabat. “Harapannya para guru semakin profesional dan bermartabat. Hak-hak guru juga dipenuhi. Alhamdulillah, tahun ini Lamteng mendapat kuota 480 dalam penerimaan CPNS dan paling banyak guru. Meskipun, Lamteng masih banyak kekurangan guru,” ungkapnya. (sya/ang)



Komentar

Rekomendasi