oleh

Kenalkan QRIS di Pasar Tradisional

radarlampung.co.id – Untuk mengimplementasi QR Code Indonesia Standar (QRIS), Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) provinsi Lampung bersama BRI dan LinkAja menggelar Sosialisasi dan Launching Implementasi Pembayaran Menggunakan QRIS di Pasar Tradisional Wayhalim, Bandarlampung, Rabu (27/11).

Kepala Fungsi Analisis SP dan PUR serta Keuangan Inklusif dan Perlindungan Konsumen BI Lampung, Yustitia Asri mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu kampanye atau sosialisasi QRIS, yang merupakan barcode standar Indonesia.

“Sementara LinkAja sendiri merupakan layanan dompet digital yang dimiliki bank pemerintah Mandiri, BRI, BTN, dan BNI. Aplikasi ini akan terakses langsung dengan QRIS yang mana merupakan aplikasi QR code standar dari Bank Indonesia,” katanya kepada Radarlampung.co.id, Rabu (27/11).

Selain itu, QRIS inu juga dapat dimanfaatkan oleh pengguna layanan dompet digital lainnya, seperti Gopay, OVO, Dana, LinkAja dan lain-lain. Untuk saat ini, BI bersama BRI dan LinkAja telah menerapkan metode pembayaran dengan menggunakan QRIS di Pasar Wayhalim dan Bambu Kuning, Tanjungkarang.

“Kita menargetkan pasar rakyat seperti Pasar Perumnas Way Halim dan Bambu Kuning, karena kami sangat peduli dengan UMKM yang ada di Lampung. Sebab dengan menggunakan QRIS ini, juga dapat memudahkan penjual dan pembeli dalam melakukan transaksi,” katanya.

Untuk saat ini, sambung dia, ada sebanyak 20 pedagang yang ikut mengaktifkan QRIS untuk pembayaran secara online. Kedepannya BI harapkan masyarakat menjadi sadar akan kemudahan serta kenyaman dalam bertransaksi.

“Meski begitu kita juga tidak mengharuskan semua pedagang menggunakan sistem pembayaran non tunai, karena kita juga memerlukan sosialisasi perlahan untuk semua pedagang tradisional. Sehingga memahami kepentingan, kebutuhan serta manfaat jika menggunakan sistem pembayaran non tunai,” tandasnya. (ega/kyd)

Komentar

Rekomendasi