oleh

Operasi Cempaka di Waykanan : Amankan Miras Hingga Beri Pembinaan Pelajar Bolos

Radarlampung.co.id-Operasi Cempaka Krakatau tengah digelar diwilayah hukum Polres Waykanan. Pada hari pertama operasi Selasa (27/11) pukul 20.30 malam, aparat menyita sejumlah botol minuman keras dan puluhan liter minuman tradisional jenis tuak yang dijual di warung kelontongan. Miras dan tuak tersebut ditemukan di warung wilayah Kecamatan Banjit.

Operasi penyitaan dipimpin Kapolsek Banjit Iptu Abri Firdaus. Polisi mengamankan satu jeriken tuak ukuran 30 liter, satu jeriken tuak ukuran 35 liter an 5 botol miras.

Dalam operasi ini, kata Abi, sasarannya adalah penyakit masyarakat (pekat). Dia menyatakan, polisi akan terus melakukan razia.

Baca :   Polresta Bandarlampung Ungkap 32 Kasus, Curanmor Paling Menonjol

“Miras kita bawa ke polsek sementara untuk penjual dilakukan pembinaan dan diminta agar tidak menjualnya. Kalau masih ada kita tidak segan menindaknya sesuai aturan hukum,” katanya Rabu (27/11).

Terpisah Satbinmas Polres Waykanan melakukan pembinaan terhadap siswa yang kedapatan membolos di sekitar KM 5 Blambangan Umpu Rabu (27/11).

Kasat Binmas Iptu Burhannuddin melalui PS Kanitbintibmas Aiptu Mukhtiar menjelaskan, para siswa kedapatan berkumpul di sebuah warung ketika jam belajar berlangsung.

Baca :   Polresta Bandarlampung Ungkap 32 Kasus, Curanmor Paling Menonjol

“Seluruh siswa tersebut, diberikan pembinaan dan diberikan pengertian mengenai pentingnya pendidikan bagi masa depan mereka,” ungkap Mukhtiar.

Menurutnya, pelajar bolos rentan dimanfaatkan oknum-oknum tidak bertanggungjawab, terlibat kenakalan tawuran, pergaulan bebas hingga pesta miras.

Dirinya berharap pembinaan dapat memberi efek jera kepada para pelajar. “Pihak sekolah juga agar tidak sungkan memberi sanksi tegas yang mendidik pada siswa yang sudah berkali kali melakukan kesalahan yang sama,” katanya. (sah/wdi)



Komentar

Rekomendasi