oleh

Optimalisasi Pajak Daerah Pesawaran Capai 85 Persen

radarlampung.co.id – Optimalisasi pendapatan daerah Pesawaran per 1 November 2019 sudah mencapai 85 persen. Capaian tersebut tidak terlepas dari komitmen pemkab dengan Kopsurgah KPK dalam upaya pencegahan tindak pidana korupsi.

Kepala Bapenda Pesawaran Wildan didampingi Sekretaris Miryan Fauzi mengatakan, sesuai rencana aksi (Renaksi) monitoring center dan  pencegahan yang disepakati Kopsurgah KPK, pendapatan daerah merupakan salah satu area intervensi yang turut diawasi lembaga anti rasuah tersebut.

“Alhamdulillah. Capaian yang sudah kita terima sebesar 85 persen. Mudah-mudahan sampai akhir Desember, bisa kita tingkatkan lagi,” kata Wildan, Rabu (27/11).

Baca :   Target PBB Tanggamus Capai 89,13 Persen

Menurut Wildan, terdapat dua indikator capaian optimalisasi pendapatan daerah. Yakni adanya database wajib pajak (WP) yang handal dengan progres mencapai 90 persen. Kemudian indikator kedua, inovasi akselerasi peningkatan penerimaan daerah dengan progres 80 persen.

“Untuk mencapai database WP yang handal, diperlukan beberapa upaya. Di antaranya pemutakhiran data WP untuk semua jenis pajak dan data piutang. Sedangkan upaya yang dilakukan pada inovasi adalah pelaksanaan penagihan, pengawasan dan kepatuhan, penertiban dan pelaksanaan validasi piutang serta rekonsiliasi penerimaan pajak,” urainya.

Baca :   Tahun Depan, Camat di Lambar Gunakan Kendaraan Sewa

Dilanjutkan, capaian optimalisasi pendapatan daerah tersebut berpotensi ditingkatkan lagi. Mengingat ada beberapa indikator dan masih akan dilaporkan hingga Desember 2019. Di antaranya progres laporan penagihan November, laporan penggunaan database WP Desember dan penyempurnaan tax clearance. (ozi/ais)

 



Komentar

Rekomendasi