oleh

Validasi 499 Balita Stunting di Lambar

radarlampung.co.id – Dinas Kesehatan Lampung Barat melalui puskesmas dan bidan desa (Bindes) mendata ulang balita usia 0-59 bulan di kabupaten itu. Kemudian diinput melalui aplikasi elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) yang dibuat Kementrian Kesehatan.

Kabid Kesmas Diskes Lambar Erna Yanti mengatakan, selain untuk mengetahui besaran angka stunting, pendataan juga bertujuan menentukan intervensi yang tepat sasaran. Laporan dibuat dengan data yang meliputi nomor induk keluarga (NIK), nama balita, jenis kelamin, tanggal lahir, bulan pengukuran, hasil pengukuran tinggi badan menurut umur, posyandu, alamat, nama orang tua, nomor ponsel dan rekomendasi rujukan.

Total data sasaran adalah 17.232 balita per 3 Oktober 2019. Dari data tersebut, 499 atau 2,8 persen dalam validasi ulang oleh tenaga pengelola gizi puskesmas. ”Dari data tersebut, kondisi stunting di Lambar cukup rendah, jika dibanding angka nasional. Artinya, balita kita sehat-sehat,” kata Erna Yati.

”Rencana intervensi yang akan dilakukan oleh Diskes Lambar terhadap hasil pendataan adalah pemberian makanan tambahan (PMT) di posyandu dan pengawasan atau pemantauan oleh bidan desa dan kader setiap minggunya,” urainya. (nop/ais)

 



Komentar

Rekomendasi