oleh

Bupati Loekman Bersama Baznas Distribusikan ZIS

RADARLAMPUNG.CO.ID  – Peringatan Maulid Nabi Muhammad 1441 Hijriah di Masjid Al-Ikhlas, Kampung Tanjungratu Ilir, Kecamatan Waypengubuan, dihadiri Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto, Jumat (29/11). Bupati didampingi pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lamteng juga menndistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto mengatakan peran dan kontribusi Baznas kepada masyarakat, khususnya umat Islam, tidak hanya dalam ukuran kuantitatif. “Peran dan kontribusi Baznas bukan hanya ukuran kuantatif, tapi juga secara kualitatif. Berperan menyebarkan nilai-nilai zakat di tengah masyarakat. Yakni nilai keimanan dan ketakwaan kepada Allah. Etos kerja dan etika kerja dalam mencari rezeki yang halal serta baik. Juga nilai-nilai zakat yang terkait dengan pembangunan karakter manusia sebagai insan yang memberi manfaat bagi sesama,” katanya.

Pilihan hidup seseorang, kata Loekman, akan menjadi penentu di mana akan berpijak dan melangkah menuju perjalanan akhiratnya. “Siapa yang selamat di dunia dari sisi amar makruf nahi mungkarnya, Insya Allah akan selamat menuju perjalanan akhiratnya. Inilah yang akan menentukan jalan hidup seseorang. Sehingga bukanlah sebuah kerugian ketika seseorang berjalan pada rel yang lurus dan baik,” ujarnya.

Loekman kembali mengingatkan masyarakat untuk terus menjaga pola hidup bersih dan sehat. “Jadi kepada bapak dan ibu yang berkesempatan hadir di sini, tolong diinformasikan kepada masyarakat di Kecamatan Waypengubuan yang sakit dan tidak mampu berobat atau tidak memiliki BPJS, segera laporkan kepada pihak puskesmas dan pemerintahan kecamatan. Supaya tindakan cepat dan tepat bisa dilakukan,” ingatnya.

Sedangkan Ketua Baznas Lamteng Sutrisno mengatakan, pendistribusian zakat, infak, dan sedekah di Kecamatan Waypengubuan adalah kesebelas kalinya. “Ini kesebelas kalinya distribusikan zakat, infak, dan sedekah. Kita distribusikan 200 bingkisan sembako, 21 ekor kambing, bantuan bedah rumah sebesar Rp15 juta, bantuan perobatan, dan kotak infak,” katanya.

Setelah Bapak Bupati turun tangan dalam menggali zakat, infak, dan sedekah, kata Sutrisno, Baznas dapat mengumpulkan Rp220 jutaan per bulan. “Sekarang kita dapat mengumpulkan Rp220 jutaan per bulan. Sementara sebelum Pak Bupati turun tangan, kami hanya bisa mengumpulkan Rp30 juta per bulan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan ini, bupati   juga menyerahkan secara simbolis dana bantuan gotong-royong pembangunan jembatan gantung di Kecamatan Waypengubuan senilai Rp20 juta. (rls/sya/ang)

Komentar

Rekomendasi