oleh

Empat Atlet Luar Negeri Turun di Unila Open

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sebanyak 200 pesilat tapak suci dalam dan luar negeri bertarung memperebutkan gelar juara di Tapak Suci International Open Universitas Lampung (Unila) 2019.

Kemarin (2/12), acara ini dibuka Rektor Unila Prof. Karomani. Turut hadir Kadispora Lampung Hannibal mewakili Gubernur Arinal Djunaidi serta Sekretaris Pengurus Pusat Tapak Suci Fanan Hasanudin dan Syahbani Yasin mewakili Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Lampung.

Hannibal dalam sambutannya meminta agar ajang International Open Unila 2019 ini bisa mengharumkan nama Lampung. “Kami sambut baik untuk pembinaan cabang tapak suci di Lampung. Ini sekaligus evaluasi hasil pembinaan yang sudah berlangsung,” kata Hannibal membacakan sambutan gubernur. Hannibal meminta para atlet yang turun agar sungguh-sungguh dan tidak setengah-setengah dalam mendalami cabang olahraga (cabor) tapak suci.

Sedangkan Prof. Karomani mengatakan, ajang ini sebagai ajang pelestarian budaya dan membentuk karakter. “Pencak silat budaya bangsa Indonesia yang mampu bentuk karakter yang kuat dan berani,” tuturnya.

Ketua Pelaksana kegiatan tersebut Hendri Wahyu Nugroho mengatakan, penyelenggaraan even internasional ini berada langsung di bawah UKM Tapak Suci Unila. Dia menjelaskan ada empat atlet luar negeri yang ambil bagian. “Ada atlet Palestina, Madagaskar, Thailand, dan Filipina,” tuturnya. Sedangkan untuk atlet dalam negeri diikuti mulai dari pelajar hingga mahasiswa Lampung dan daerah lain seperti dari Jakarta, Jogjakarta, hingga Sulawesi Selatan.

Hendri menjelaskan, kategori dipertandingkan yakni silat tarung dengan kategori tunggal tangan kosong dan bersenjata, trio tangan kosong dan bersenjata. Kemudian ganda tangan kosong dan bersenjata dan beregu tangan kosong. Para atlet memperebutkan 80 medali dan tropi juara bertahan. “Kita gunakan sistem gugur,” tandasnya. (nca/sur)



Komentar

Rekomendasi