oleh

Nekat Lempar Pisau ke Arah Petugas, Residivis Didor

RADARLAMPUNG.CO.ID – Petugas Polsek Batangharinuban Lampung Timur terpaksa menembak kaki tersangka pencurian sepeda motor karena nekat melawan saat akan diamankan.

Tersangka adalah MS (26) warga Kecamatan Batangharinuban. Berikut tersangka turut diamankan barang bukti berupa sebilah senjata tajam jenis badik, sebuah kunci leter T dan 1 unit sepeda motor Honda Beat.

Kapolres Lampung Timur AKBP Wawan Setiawan melalui Kapolsek Batangharinuban Iptu Nedi Herman menjelaskan, tersangka diduga sebagai pelaku pencurian sepeda motor Honda Beat milik Tumino warga Desa Trisnomulyo Kecamatan Batangharinuban.
Kejadian berawal ketika sepeda motor korban dibawa anaknya untuk bermain play station di Desa Trisnomulyo. Namun, ketika pukul 02.15 WIB, anak korban berniat pulang ternyata sepeda motor korban telah hilang dari tempat parkir rental play station. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsek Batangharinuban.

Mendapat laporan tersebut, petugas Polsek Batangharinuban langsung meluncur ke tempat kejadian peristiwa (TKP). Dari hasil olah TKP dan keterangan sejumlah saksi diduga pencurian itu dilakukan oleh 2 lelaki tak dikenal. Sejumlah saksi juga sempat melihat ke dua pelaku kabur kearah wilayah Lampung Tengah.

Modusnya, tersangka bersama rekannya mengambil sepeda motor korban yang sedang diparkir di salah satu rental, Senin (2/12) pukul 02.00 WIB.

Berdasarkan keterangan tersebut, petugas Polsek Batangharinuban yang dipimpin Kanit Reskrim Bripka Dedi Kurniawan langsung melakukan pengejaran ke arah wilayah Lampung Tengah.

Saat memasuki wilayah Gunung Sugih tepatnya di daerah Komering Agung petugas melihat ke dua pelaku yang dicurigai melintas dengan menggunakan sepeda motor Honda Revo. Petugas kemudian berusaha menghadang ke dua pelaku.

Namun, pelaku berusaha kabur dengan cara menabrak anggota yang mencegat. Beruntung, petugas berhasil menghindar dan langsung mengeluarkan tembakan peringatan ke atas. Bukannya, berhenti salah satu pelaku, yakni tersangka MS justru nekat melawan dengan melemparkan pisau badik ke arah petugas. Tapi, lemparan itu tidak mengenai petugas.

Atas perlawanan tersebut, petugas terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki kiri MS yang juga merupakan residivis kasus curanmor, Senin (2/12) pukul 12.30 WIB. Tersangka kemudian berhasil diamankan dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Sukadana guna menjalani perawatan.
Sementara, rekan tersangka berhasil kabur dari kejaran petugas. “Kami masih berusaha memburu rekan tersangka yang berhasil kabur,” terang Iptu Nedi. (wid/ang)



Komentar

Rekomendasi