oleh

Istri Tak Bisa Lagi Melayani, Anak Tiri Jadi Korban

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sumani (65), warga Kampung Harapanrejo, Kecamatan Seputihagung, Lampung Tengah, sungguh bejat. Lelaki tua ini tega mencabuli anak tirinya, RS (15), karena sang istri sudah tak bisa melayani lagi kebutuhan syahwatnya karena penyakit diabetes.

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Lamteng Eko Yuwono menyatakan pihaknya telah mendampingi korban pencabulan anak di bawah umur. “Kita telah mendampingi korban pencabulan. Tersangka seorang ayah tiri korban. Tersangkanya telah diamankan oleh anggota Polres Lamteng tanpa perlawanan di rumahnya, Jumat (6/12),” katanya.

Tersangka, kata Eko, mengakui perbuatannya. “Tersangka juga telah mengakuinya. Pengakuannya sudah lima kali. Alasannya, sang istri sudah tak bisa lagi melayani kebutuhan syahwat tersangka karena penyakit diabetes,” ujarnya.

Pencabulan terjadi, kata Eko, ketika ibu korban tidak ada di rumah. “Saat ibunya tak di rumah, tersangka mencabuli korban malam hari. Korban diancam jika bilang-bilang sama ibunya, maka ibunya akan dipukuli. Saat melakukan perbuatan bejat ini, tersangka membekap mulut korban agar tak berteriak,” ungkapnya.

Terungkapnya kasus ini, kata Eko, korban tidak kuat lagi menyimpan rahasia. “Korban cerita kepada salah satu saudaranya. Akhirnya hal ini diketahui pihak keluarga dan dilaporkan ke Polres Lamteng,” katanya.

Sekarang ini, kata Eko, kondisi korban trauma berat. “Trauma berat. Kita akan bawa korban ke Rumah Aman untuk pemulihan trauma,” ungkapnya.

Dari keterangan korban, kata Eko, pencabulan terjadi terakhir kali pada 23 November 2019 sekitar pukul 21.00 WIB. “Kali terakhir terjadi pencabulan, Sabtu (23/11) sekitar pukul 21.00 WIB. Ketika itu ibu korban pergi ke luar rumah. Tersangka masuk kamar langsung membekap mulut korban dan mengancam. Jika tak mau melayani mengancam menyiksa ibu korban. Karena takut akhirnya perbuatan tersangka dituruti korban yang masih kelas 3 SMP,” katanya. (sya/ang)

Komentar

Rekomendasi