oleh

Terbukti Dukungan Palsu Caden, Pidana Sanksinya

radarlampung co.id – KPU Bandarlampung mengadakan rapat kerja bersama stakeholder,  Kamis (5/12).  Salahsatu pembahasannya adalah mengenai calon independen (Caden). Dan penekanannya adalah data caden yang bakal diserahkan untuk pencalonan.

Ketua Bawaslu Bandarlampung,  Candrawansyah mengingatkan kepada semua kandidat Balon yang berniat maju melalui independen agar tudak memanipulasi atau  memalsukan dukungan berupa e-KTP,  sebab hal tersebut bisa berujung pidana.

“Kpu juga harus jeli dan teliti. Sebagai penyelenggara tentunya harus melakukan antisipasi. Kepada caden,  jika memang nanti terbukti ada pemalsuan,  maka bisa ada sanksi pidana, ” tandasnya.

Ketua KPU Bandarlampung,  Dedy Triadi menjelaskan,  rakor tersebut sekaligus menyosialisasikan Iya PKPU No.18 tahun 2019 tentang pencalonan. Di mana,  tentunya melihat waktu yang ada,  tahapan semakin dekat. “Ini untuk mengenalkan tahapan kepada stakeholder terkait terkait tahapan, ” kata dia.

Komisioner KPU Bandarlampung,  Divisi Teknis,  Fery Triatmojo mengatakan,  tugas pelaksana kecamatan pada pilwakot mendatang lebih berat jika ada kandidat yang maju melalui jalur perseorangan. Dia menekankan penyelenggara ditingkat bawah  untuk lebih teliti dalam melakukan verifikasi administrasi calon agar tidak terjadi dukungan ganda.

“Kita tekankan agar teliti dalam verifikasi nantinya. Sebab,  ini terkait masyarakat banyak. Jika ada yang tidak sesuai tentunya menjadi persoalan, ” kata dia.

Fery melanjutkan,  pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak sembarangan dalam memberikan dukungan kepada kandidat yang maju melalui jalur perseorangan. Sebab kandidat memerlukan surat mandat dari pendukung dengan menyerahkan fotocopy e-KTP.

“Kita himbau jangan mudah percaya jika ada yang meminta e-KTP. Sebab dalam verifikasi tidak bisa ganda. Harus sesuaibdengan yang didukungnya, ” kata dia. (abd/wdi)

Komentar

Rekomendasi