oleh

Warga Lamtim Serahkan 3 Senpi Kepada Polisi

RADARLAMPUNG.CO.ID – Kesadaran masyarakat Lampung Timur menyerahkan senjata api secara sukarela terus meningkat.

Setelah sebelumnya, warga Desa Negara Batin yang menyerahkan senjata api rakitan ke Polsek Jabung. Kini, giliran warga Desa Donomulyo yang menyerahkan senjata api ke Polsek Bumi Agung. Senpi itu diserahkan Mulyani selaku Kepala Desa Donomulyo kepada Kapolsek Bumi Agung Iptu Oktavia Siagian, Kamis (5/12).

Mulyani menjelaskan, Mulyani menjelaskan senjata api rakitan itu adalah titipan dari temannya 2 tahun  lalu. “Saya merasa tak nyaman jika ada barang seperti ini di rumah. Karenanya, lebih baik saya serahkan ke Polsek,” kata Mulyani.

Terpisah, Polsek Batangharinuban juga menerima penyerahan senjata api dari warga Desa Gunung Tiga, Kamis (6/12) lalu. Senjata api itu diserahkan Kepala Desa Gunung Tiga Helmi kepada Kapolsek Batangharinuban Iptu Nedi Herman.

Kapolres Lamtim AKBP Wawan Setiawan menjelaskan, penyerahan senjata itu berkat pendekatan yang dilakukan jajarannya kepada masyarakat. Selain itu, penyerahan senjata api juga rangkaian kegiatan dalam rangka operasi Cempaka Krakatau 2019.  Menurutnya, operasi yang digelar sejak 27 November hingga 8 Desember 2019 tersebut dalam rangka menciptakan situasi keamanan yang kondusif di wilayah Lamtim.

“Kepemilikan senjata api oleh masyarakat sipil adalah hal yang melanggar hukum. Karenanya, lebih baik diserahkan kepada petugas yang berwenang,”terang AKBP Wawan Setiawan.

Diketahui sebelumnya, warga Desa Negara Batin menyerahkan senjata api kepada Polsek Jabung, Rabu (4/12) lalu.

Senjata api (Senpi) rakitan jenis revolver tanpa amunisi itu diserahkan masyarakat melalui Kepala Desa Negara Batin Mansyursyah dan tokoh pemuda setempat  Samsul Bahri kepada Kapolsek Jabung Iptu Feriyantoni.

Pada kesempatan tersebut, Mansursyah mewakili warga Desa Negara Batin menyatakan mendukung program kepolisian dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

“Semoga kesadaran warga Desa Negara Batin menyerahkan senpi secara sukarela diikuti warga desa lainnya,”harap Iptu Feriyantoni. (wid/ang)

Komentar

Rekomendasi