oleh

Bos Badak Lampung Beber Kans Bertahan di Liga 1, Begini Perhitungannya

RADARLAMPUNG.CO.ID – Chief Executive Officer Perseru Badak Lampung FC Marco Garcia Paulo optimis Laskar Saburai -julukan Badak Lampung- bisa bertahan di Liga 1 musim depan. Marco mengkl6 peluang Badak Lampung bertahan sebesar 80 persen.

“20 persen sisanya milik Tuhan. Kami optimis bertahan di Liga 1. Kenapa? Karena kekuatan lawan naik turun. Yang kita butuhkan konsistensi,” tuturnya saat bertemu dengan media di Griya Liwet, Senin (9/12) malam.

Dari persentase tersebut, lima persen di antaranya faktor teknis juga mempengaruhi.

Lantas apakah manajemen akan memberikan bonus kepada pemain untuk cambuk agar bisa menang di tiga sisa laga? Marco mengakui setiap menang, pemain yang berkontribusi akan diberikan bonus.

“Kalau bonus pasti ada, bonus nonrelegasi. Tapi kalau (bonus) sebagai pecut, bukan itu. Karena pemain tidak boleh hidup dari bonus. Tapi tujuan mereka apa di klub,” katanya.

Yang dilakukan manajemen saat ini, kata dia, yakni memastikan kondisi tim kondusif. “Kita bantu motivasi mereka, sediakan fasilitas seperti makan dan tempat tidur yang nyaman. Dan sisanya mereka jalankan tugasnya sebagai pesepakbola profesional,” tandasnya.

Di sisi lain, eks Direktur Pelita Bandung Raya ini meminta maaf atas kesalahpahaman yang terjadi antara tim keamanan internal Badak Lampung dengan wartawan usai laga melawan Persija, Minggu (9/12) lalu.

Diketahui, Badak Lampung FC membuka asa keluar dari zona degradasi. Kemenangan 2-0 atas Persija Jakarta mempersempit jarak dengan penghuni peringkat ke-15 Liga 1, Barito Putra.

Tiga poin yang diraup itu membuat BLFC naik ke peringkat 16 dengan koleksi 33 angka. Namun, BLFC belum keluar dari zona degradasi. Anak asuhan Milan Petrovic masih selisih empat poin dari Barito Putra yang mengoleksi 37 angka.

Untuk memastikan musim depan tetap berlaga di Liga I, Arthur Bonai dan kawan-kawan harus menyapu bersih tiga laga tersisa. Jika misi sapu bersih tersebut berhasil, BLFC akan finis dengan raihan poin 42.

Tetapi, hal itu belum cukup. Sapu bersih tiga laga BLFC harus tidak diikuti Persela dan Barito Putra yang ada di posisi 14 dan 15 klasemen.

Nah, di tiga laga terakhir BLFC akan menghadapi lawan yang terhitung berat. Pada Rabu (12/12), BLFC bertemu dengan Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda, Wayhalim.

Kemudian di dua laga terakhir BLFC harus melakoni laga away melawan Persib Bandung (16/12) dan Persebaya Surabaya (22/12).

Ketiga calon lawan BLFC seluruhnya sudah mengamankan posisi untuk musim depan di Liga 1. (nca/sur)

Komentar

Rekomendasi