oleh

Budidaya Maggot untuk Tangani Limbah Organik

radarlampung.co.id – Budidaya maggot menjadi solusi menangani limbah organik. Hal ini disampaikan Ketua DPRD Lampung Tengah Sumarsono dalam sosialisiasi kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Gabungan Kelompok Ternak (Gapoknak), Sabtu (14/12).

”Limbah organik jika didiamkan terlalu lama akan menghasilkan bau yang tidak sedap. Karena itu, budidaya maggot menjadi solusi penanganannya,” kata Sumarsosno.

Maggot adalah belatung dari black soldier flys hermetia illucens yang termasuk keluarga lalat. Ukurannya lebih besar dari lalat pada umumnya. Maggot menghasilkan larva yang menjadi dan hanya mengonsumsi sampah organik.

Sumarsono mengungkapkan, sisa limbah dapat menjadi pupuk premium untuk tanaman. Tapi tidak berbau. ”Pada umumnya, maggot bisa dijadikan sebagai makanan ternak. Apalagi kunci sukses beternak adalah pakan. Selama ini peternak kita masih mengandalkan pakan kimia. Karena itu, kita melakukan percontohan ternak ayam dengan pakan alami yang terbuat dari maggot,” urai politisi PDI Perjuangan tersebut.

Dengan belajarnya Gapoknak dan KWT Lamteng dalam budidaya maggot, Sumarsono berharap kedaulatan pangan di Bumi Jurai Siwo tetap terjaga. “Harapannya tentu kedaulatan pangan di Lamteng tetap terjaga. Kita dapat berbagi ilmu bermanfaat dalam menjaga kedaulatan pangan,” tegasnya. (sya/ais)

 

Komentar

Rekomendasi