oleh

Gara-gara Celana Pendek, Sopir Perkosa Anak Tiri

radarlampung.co.id – ”Jangan teriak dan jangan bilang-bilang sama ibu. Kalo nggak, kamu saya pukuli!”. Ancaman itu diucapkan Juki Novianto (28), warga Kampung Jatidatar, Kecamatan Bandarmataram, Lampung Tengah saat merudapaksa WS (28), anak tirinya.

Kasus ini terungkap setelah WS melapor ke Polsek Seputihmataram. Juki dibekuk saat berada dikediaman tetangganya, sekitar pukul 21.00 WIB, Jumat (13/12).

Kapolsek Seputihmataram Iptu Arief Wiranto mengatakan, pemerkosaan tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, Minggu (8/12). Saat itu WS sedang sendirian di rumah. Lantas Juki yang berprofesi sebagai sopir, pulang.

”Melihat kondisi rumah sepi, tersangka menarik tangan kiri korban menuju kamar tengah,” kata Arief mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP I Made Rasma Jemy. Di dalam kamar, Juki mengancam WS. Lantas ia mencemari wanita itu.

Meski begitu, WS tidak tinggal diam. Ia kemudian melapor ke aparat kepolisian. ”Selain menangkap tersangka, kita juga menyita barang bukti pakaian korban,” sebut dia.

Sementara Kanitreskrim Polsek Seputihmataram Aiptu Ali Abdullah menambahkan, Juki mengaku khilaf saat melihat WS mengenakan celana pendek. “Ngakunya khilaf, karena korban ketika itu mengenakan celana pendek,” ujarnya. (sya/ais)

Komentar

Rekomendasi