oleh

Tanggamus Dinilai Cocok untuk Kawasan Industri Pertahanan

radarlampung.co.id – Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemenenterian Pertahanan (Kemenhan) kembali berkunjung ke Tanggamus, Jumat (13/12). Rombongan yang dipimpin Kepala Pusat Strategi Pertahanan Balitbang Laksamana Pertama TNI Arif Harmanto tersebut disambut langsung Wakil Bupati AM Syafi’i di ruang rapat bupati.

Turut mendampingi Arif, Sekretaris Balitbang Kemenhan Brigjen TNI Abdul Sani, Kepala Pusat Sumber Daya Alam Balitbang Brigjen TNI  Martono, Kepala Pusat Alat Peralatan Pertahanan Brigjen TNI Rosidin, Kabid Sarana Prasarana Puslitbang Sumber Daya Pertahanan Kolonel Laut (S) Joko Sutrisno, dan Peneliti Madya Puslitbang Strategi Pertahanan Kolonel Laut (T) Dr Endro Legowo SE. MAP.

Arif Harmanto mengungkapkan, kunjungan untuk menyerahkan laporan hasil feasibility study (FS) relokasi kawasan industri pertahanan di Tanggamus. Namun ia menegaskan, dokumen FS bukan untuk menentukan layak atau tidaknya suatu daerah dikembangkan sebagai kawasan industri pertahanan. Sifatnya lebih kepada rekomendasi-rekomendasi.

“FS ini bukan penentu layak atau tidak. Tapi merupakan tahap awal dari sebuah kajian mengenai kemungkinan bisa dikembangkannya Tanggamus untuk kawasan industri pertahanan. Jika dilihat dari potensi wilayah dan topografi, ada potensi untuk dikembangkan,” kata Arif.

Dilanjutkan, Tanggamus cocok untuk dikembangkan sebagai kawasan industri pertahanan. Namun yang harus lebih dulu disiapkan adalah sarana infrastruktur. Jika semua mendukung, maka kabupaten itu cocok dikembangkan sebagai sebuah kawasan baru industri pertahanan.

Dalam kesempatan itu, Arif juga memuji Tanggamus yang menurutnya sejuk dan memiliki makanan yang enak.” Jujur saya pertama ke sini (Tanggamus), walaupun sebentar, tapi berkesan. Ikan nibungnya enak dan pak wakil bupati ini orangnya sangat asik, ramah dan humoris. Rasanya seperti di rumah sendiri,” sebut dia.

Sementara Wabup AM. Syafi’i mengatakan, Pemkab Tanggamus siap memenuhi sarana pendukung sepanjang menjadi kewenangan. Kemudian untuk yang menjadi kewenangan pemprov dan pusat, akan dibicarakan dengan unsur pemerintah yang lebih tinggi.

“Ya, tentu akan kami sampaikan kepada unsur pemerintah yang lebih tinggi. Harapannya, tentu pusat dan pemprov mempermudah dan memfasilitasi. Kan, yang punya kewenangan dan kebijakan tingkat pusat. Kalau yang punya mau (pemerintah pusat), tentu akan lebih mudah terlaksana. Kami optimistis kawasan industri pertahanan di Tanggamus dapat terwujud,” ujar Syafii. (ehl/ral/ais)

Komentar