oleh

Tubaba Terima Hibah Rumah Tradisional

radarlampung.co.id- Program Pelestarian Arsitektur tradisional Lampung jadi salah satu prioritas Pemkab Tulangbawang Barat. Salah satu langkah nyatanya adalah dengan menempatkan Taman Budaya di Kawasan Kota Uluan Nughik yang berlokasi di Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah. Beberapa Rumah Adat Tradisional Lampung sudah berdiri kokoh di lokasi itu. Pengunjung mulai berdatangan ke kawasan Taman Budaya Kota Uluan Nughik.

Untuk mewujudkan itu semua, Bupati Tubaba Umar  Ahmad menggandeng arsitek Yori Antar yang lebih dikenal dengan panggilan Pendekar Arsitektur Nusantara.

Pemkab Tubaba juga membangun komunikasi dengan Yayasan Tirto Utomo, Jakarta. Diketahui, yayasan tersebut juga dikenal sebagai salah satu yayasan yang sangat peduli dengan kekayaaan adat dan budaya tradisional, salah satunya yakni dengan membantu merevitalisasi rumah-rumah adat di berbagai daerah di Indonesia.

Upaya Pemkab Tubaba berbuah hasil. Nyonya Tirto Utomo berencana memberikan 1 unit Rumah Tradisional Lampung kepada Pemkab Tubaba yang dihibahkan melalui Yayasan Rumah Asuh (Yori Antar). Hal ini sebagai bentuk dukungan dan apresiasi beliau terhadap Program Pelestarian Arsitektur Tradisional Lampung tersebut. Dengan demikian, koleksi Rumah Adat Tradisional Lampung yang telah dibangun di Taman Budaya Kota Uluan Nughik sebelumnya dipastikan bertambah.

Hal ini dibenarkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tubaba  Iwan Mursalin, S, Si.,MM, MT yang disampaikan Kabid Cipta Karya, Firmansyah, ST. “Beliau (Ny. Tirto Utomo) berharap rumah kayu tersebut akan menjadi tempat pemberdayaan masyarakat di Tubaba, yang juga bisa dipakai untuk sekolah informal. Pak bupati langsung yang bertemu dengan beliau,”ungkapnya, Jum’at (13/12).

Untuk diketahui, lanjutnya, selain infrastruktur, Sumber Daya Manusia, Pendidikan, dan Kesehatan, serta sektor lainnya, Bupati dan Wakil Bupati Tubaba hingga saat ini juga fokus dalam pengembangan kawasan budaya, dengan melakukan pemugaran bangunan tradisional. Konsepnya, bangunan rumah adat berusia puluhan bahkan ratusan tahun dibangun kembali dengan mempertahankan keasliannya.

“Dengan adanya pemberian rumah kayu dari Ibu Tirto Utomo, Pemkab Tubaba tentu sangat mengapresiasi atas dukungan beliau terhadap upaya pengembangan kawasan wisata budaya di daerah ini,”imbuh PPK Kegiatan Pelestarian Rumah Adat Tradisional Lampung Dinas PUPR Tubaba ini. (fei/rnn/wdi)

Komentar

Rekomendasi