oleh

Gara-gara Tejo, Kaur di Kejari Lambar Polisikan Teman SMA

radarlampung.co.id – Kepala Urusan (Kaur) Perpustakaan dan Daskrimti Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Barat (Lambar) Taizar Adira melaporkan RF, salah seorang pegawai Hotel Sartika, ke Polsek Pesisir Tengah. Laporannya, dugaan pencemaran nama baik dan tertuang dalam STPL/767/XII/2019/Polsek Pesisir Tengah tertanggal 12 Desember 2019.

Taizar menjelaskan kejadian bermula ketika dirinya datang ke hotel yang berada di Pekon Serai, Kecamatan Pesisir Tengah, Pesisir Barat (Pesbar), mewakili Kajari Lambar menghadiri undangan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk launching pilkada, Kamis (12/12) lalu.

’’Saya sedang berbicara formal dengan Sekretaris KPU (Doni). Di situ juga banyak orang. Ada komisioner KPU, staf. Dia (RF, Red) tanpa diundang tiba-tiba datang dan menyela pembicaraan saya dengan berkata, apa-apaan kamu ini Tejo,” ujar Taizar menirukan perkataan Robi kala itu.

Menurutnya, Tejo tersebut adalah singkatan dan memiliki kepanjangannya dengan makna kata yang tidak pantas. Akibatnya, Taizar mengaku malu dan merasa terhina atas kejadian tersebut.

Taizar mengaku dirinya dan RF memang sudah kenal. Sebab, keduanya merupakan teman semasa SMA. Meski begitu, ia tetap melaporkan adik pemilik hotel tersebut ke polisi. ’’Itu bukan hanya mempermalukan saya secara pribadi, tetapi marwah kejaksaan yang saya wakili pada pertemuan itu, yang dalam hal ini Bapak Kajari Liwa,” tegasnya.

Masih menurut dia,  pasca dilaporkan ke polisi, RF dan keluarganya sempat datang untuk minta maaf, dengan mengatakan khilaf dan tidak mengetahui kalau pertemuan itu formal.

“Saya mengatakan, secara pribadi telah memaafkan. Tapi karena perkara itu sudah ditangani pihak kepolisian, maka segala sesuatu terkait dengan persoalan tersebut harus diselesaikan secara hukum yang berlaku, “ tandasnya.

Terpisah, Yosi pemilik Hotel Sartika saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Yosi mengaku kejadian tersebut terjadi karena kesalahpahaman yang terjadi antara adiknya dan Taizar.

“Saat ini dan telah membuat aturan untuk para karyawan agar disiplin dalam segala hal terutama kepada seluruh tamu. Kita berharap dengan kajadian ini tidak akan terulang lagi,” ungkap Yosi. (try/nca/ais)

Komentar

Rekomendasi